Pendaftar Barak Militer Di Depok Membeludak! Dari 50 Kuota, 378 Siswa Berebut Masuk

Pendaftar Barak Militer Di Depok Membeludak! Dari 50 Kuota, 378 Siswa Berebut Masuk Pendaftar Barak Militer Di Depok Membeludak! Dari 50 Kuota, 378 Siswa Berebut Masuk

Jakarta, GPriority.co.id – Warga Jawa Barat (Jabar) nampaknya sangat antusias dengan program barak militer yang diusung Gubernur Dedi Mulyadi. Khususnya di daerah Depok, dilaporkan jika pendaftar barak militer membeludak. Dari 50 kuota yang ditetapkan, 378 siswa berebut masuk untuk mengikutinya.

Seperti dilansir dari ANTARA pada Jumat (30/5), diungkapkan oleh Wali Kota Depok Supian Suri, pendaftaran program pendidikan anak di barak militer melonjak jauh melebihi kuota awal.

Padahal target semula untuk program barak militer di Depok hanya 50 peserta. Namun menurut laporan yang ada, tercatat sebanyak 378 anak telah mendaftar hingga Selasa (27/5) kemarin.

Adapun program barak militer ini akan berlangsung di Divisi 1 Kostrad TNI AD Cilodong. Kini, karena adanya lonjakan pendaftar, maka kuota barak militer di Depok dinaikkan menjadi 100 anak.

Jika dirinci, jumlahnya terdiri dari 75 laki-laki dan 25 perempuan. Namun ditekankan jika penerapannya akan melalui proses seleksi berdasarkan persetujuan anak dan orang tua, dan bukan hanya berdasarkan kenakalan remaja semata.

Sebagai tambahan, program inimemiliki tujuan utama untuk membentuk karakter anak melalui pelatihan disiplin, wawasan kebangsaan, dan pembelajaran akademis. Dalam menjalankannya, Pemprov Jabar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan.

Pada penerapannya, anak-anak akan tinggal di barak tanpa akses ponsel, mengikuti jadwal ketat antara belajar, ibadah, dan istirahat.

Sementara, untuk evaluasinya akan dilakukan setelah gelombang pertama. Ada kemungkinan jika nantinya program ini diperluas, namun tergantung pada kesiapan tempat dan anggaran yang saat ini mencapai sekitar Rp120 juta.

Pada program tersebut, pelatihan akan dilakukan dengan rasio satu pelatih untuk sepuluh anak. Hal ini guna memastikan pembinaan dapat berjalan secara optimal.

Foto : Dok. Instagram/dedimulyadi71