Prabowo Tak Masalah Pemerintahannya Dikritik, Selagi Tak Difitnah

Prabowo Tak Masalah Pemerintahannya Dikritik, Selagi Tak Difitnah Prabowo Tak Masalah Pemerintahannya Dikritik, Selagi Tak Difitnah

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo mengaku tak mempermasalahkan jika pemerintahannya dikritik, selagi tak difitnah. Hal ini ia sampaikan melalui Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi.

Hasan mengatakan, kritik dari masyarakat tak pernah dipermasalahkan oleh Prabowo. Karena, kritik merupakan bagian dari demokrasi yang sehat, selagi tak berubah menjadi fitnah.

Hasan juga menggarisbawahi perbedaan antara kritik sebagai masukan dan evaluasi atas kebijakan yang ada. Sedangkan fitnah merupakan penyebaran informasi palsu yang menyerang pribadi dan memiliki konsekuensi hukum.

“Presiden tidak pernah melarang kritik. Kritik itu boleh, sangat boleh. Tetapi kita juga harus membedakan antara kritik dan fitnah. Kritik itu menyampaikan pendapat, menyampaikan evaluasi, menyampaikan masukan atas kebijakan atau tindakan pemerintah,” jelas Hasan.

Hasan mencontohkan, pada kasus meme mahasiswa yang diselesaikan secara kekeluargaan adalah bukti bahwa pemerintah Indonesia tidak ingin menciptakan ketakutan masyarakat untuk bebas berpendapat. Justru mendorong kebebasan berpendapat dengan cara yang bertanggung jawab

Ia turut mencontohkan jika pemerintah juga tidak mengintervensi media, serta tetap menghormati kebebasan pers sesuai dengan Undang-Undang Pers yang ada.

Hasan berpendapat, Prabowo sangat menghargai peran media dalam demokrasi. Kendati ia ingin agar media tetap bersikap profesional dan tidak menjadi alat politik atau menyebar kebencian.

Dalam kesempatan yang sama, Hasan mengimbau agar masyarakat lebih cermat dalam menyaring informasi di tengah banyaknya berita yang beredar. Ia menegaskan, Presiden Prabowo berpegang teguh pada prinsip boleh mengkritik, asal jangan memfitnah.

Foto : Dok. Kemenkobid Perekonomian