Ikut Rakernas Forsesdasi 2025, Sekda Papua Barat Dukung Program Prioritas Nasional

Ikut Rakernas Forsesdasi 2025, Sekda Papua Barat Dukung Program Prioritas Nasional Ikut Rakernas Forsesdasi 2025, Sekda Papua Barat Dukung Program Prioritas Nasional

Jakarta, GPriority.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, mengikuti agenda Rakernas Forsesdasi 2025 (Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia) yang berlangsung pada Jumat (20/6).

Kehadiran Sekda Papua Barat pada Forsesdasi 2025 merupakan bentuk dukungannya terhadap program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo.

“Acara ini kami nilai sangat penting karena dihadiri oleh seluruh sekda di Indonesia yang membantu para gubernur untuk merumuskan kebijakan-kebijakan dan melaksanakan tanggung jawab gubernur, serta mengkoordinasikan tugas-tugas para pimpinan OPD untuk bisa melakukan realisasi dari pemerintah provinsi,” jelas Ali saat dimintai keterangan oleh tim GPriority.

Rakernas Forsesdasi 2025 dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Tomsi Tohir. Dalam sambutannya, Tomsi memberikan beberapa arahan terkait program prioritas nasional.

“Arahan pertama terkait program-program prioritas nasional yang harus menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakannya. Antara lain Program MBG, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan ada beberapa program lain yang diharapkannya sekda benar-benar mampu mengkoordinasikan kepada OPD,” tutur Ali yang terlihat begitu serius selama rakernas berlangsung.

Ali menambahkan, kinerja tersebut akan diberi penilaian dan jika berhasil maka sekda akan mendapat penghargaan dari gubernur. Begitupun sebaliknya jika belum berhasil melaksanakan dengan baik.

Pada Rakernas Forsesdasi 2025 ini, terdapat juga beberapa pemateri dari KemenPAN-RB dan BKN, yang turut membahas terkait PPPK dan ASN di daerah.

Menyoroti agenda ini, Ali berharap jika Rakernas Forsesdasi 2025 dapat memicu komitmen sekda seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan kepada program prioritas nasional, termasuk kesejahteraan dan batas usia pensiun bagi ASN.

Jika anda belum mengetahuinya, Korpri telah mengusulkan batas penambahan usia pensiun untuk ASN. Dalam hal ini Ali mengatakan jika Pemprov Papua Barat mendukung penuh usulan tersebut.

Begitupun halnya saat disinggung terkait progres program prioritas yang berjalan di Papua Barat, Ali melaporkan jika semuanya sudah masuk pada tahap persiapan.

“Saat ini kita sudah persiapan untuk Program MBG, persiapan lahan untuk Sekolah Rakyat, rumah sakit vertikal, kemudian pendidikan dengan pola asrama, itu sudah kita persiapkan. Juga dari para bupati kita sudah konsolidasikan. Saat ini semuanya sudah dalam tahap persiapan,” imbuhnya.

Foto : GPriority/Rizki Dimuharram