Aceh, GPriority.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang, Aceh terus memperluas jaringan kerjasama, baik dalam negeri hingga mancanegara. Hal itu dilakukan pemerintah daerah itu guna mempercepat kemajuan segala sektor, mulai dari segi pembangunan hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
Upaya pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang itu pun main-main. Senin (30/6), Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi melakukan pertemuan dengan Delegasi Pemerintah Kota Nantung, Jiangsu, Republik Rakyat China di Medan, Sumatera Utara.
Pertemuan keduanya belakangan diketahui membahas wacana kerjasama antar belah pihak. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berencana siap melakukan jajak kemitraan dagang dan investasi bersama pemerintah kota dari negeri tirai bambu tersebut.
Dalam pertemuan perdana, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi memaparkan sekilas tentang kondisi Aceh Tamiang, termasuk potensi wilayah dan iklim investasi yang kondusif.
“Pemkab Aceh Tamiang sangat terbuka untuk siapapun yang ingin berinvestasi di daerah kami. Tentunya sesuai dengan potensi lokalita yang ada,” ungkap Armia Pahmi membuka pembicaraan.
Armia berharap, dengan terbukanya ruang investasi bagi investor dalam maupun mancanegara, Aceh Tamiang dapat maju dan berkembang cepat di setiap sektor.
Sehingga, kata dia, dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat di kabupaten itu.
Oleh sebab itu, dengan pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Kabupaten Aceh Tamiang dalam memperluas pasar produk unggulan daerah ke tingkat internasional serta membuka peluang kerjasama investasi dengan Pemerintah Kota Nantung, Jiangsu.
“Kami berharap ini bisa menjadi langkah awal untuk kemajuan daerah, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang,” ujarnya.
Tak sampai disitu, sejumlah Kepala SKPK yang hadir mendampingi Bupati Aceh Tamiang saat itupun memberikan paparan mendalam untuk masing-masing sektor.
Di antaranya menyebut jika salah satu sektor di daerah itu memiliki potensi potensi besar, dan memiliki berpeluang besar untuk ladang investasi bahkan sekaligus diperdagangan.
Diantaranya potensi daerah yang dimiliki adalah beras organik, minyak nilam, madu kelulut, minyak sawit, dan pengembangan energi terbarukan.
Sementara itu, delegasi Pemerintah Kota Natung, China sangat mengapresiasi atas pertemuan tersebut. Sebagai salah satu kota industri terbesar di China, mereka siap menjajaki dan membuka peluang kerjasama antara pemerintah Aceh Tamiang.
Lebih jauh, inisiator pertemuan antara Pemerintah Kota Kota Nantung, Jiangsu, China dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Tan Sri menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya memperluas peluang perdagangan dan investasi daerah.
“Inisiasi pertemuan Pemko Natung, China yang saya lakukan ini tidak hanya dengan Kabupaten Aceh Tamiang saja. Tepi juga sekaligus dengan Pemko Medan,” ujarnya.
Foto: GPriority/Zulfitra
