Jakarta, GPriority.co.id – Belakangan bocah penari Pacu Jalur menjadi terkenal hingga mancanegara, lewat tren aura farming. Tren ini viral di TikTok, bahkan diikuti oleh masyarakat luar negeri.
Pacu Jalur sendiri merupakan sebuah perlombaan perahu tradisional asal Kuantan Singingi, Riau. Menggunakan perahu sepanjang 25-40 meter, perlombaan ini diikuti oleh puluhan pendayung.
Satu hal yang menarik perhatian yaitu bocah yang menari di ujung perahu dengan koreografi uniknya. Salah satu bocah penari Pacu Jalur bernama Rayyan Arkan Dikha (Dika), menjadi viral di TikTok.
Usai terkenal hingga mancanegara, Dika kemudian diangkat menjadi Duta Pariwisata oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid. Tak sampai disitu, Dika juga mendapat beasiswa pendidikan hingga Rp20 juta.
Selain kecepatan, perlombaan Pacu Jalur juga menekankan pada kekompakan serta semangat tim yang mengikutinya. Biasanya, perlombaan ini diadakan di Tepian Narosa, Taluk Kuantan. Perlombaan ini juga didukung oleh Pemprov Riau.
Muncul sejak abad ke-17, tradisi perlombaan Pacu Jalur bermula dari masyarakat setempat yang menggunakan perahu (jalur), sebagai alat transportasi utama. Mereka menggunakannya untuk mengangkut hasil bumi juga penumpang.
Seiring berjalannya waktu, fungsi transportasi kemudian berubah menjadi ajan budaya tahunan yang meriah. Kini, Pemprov (Pemerintah Provinsi) Riau semakin mendorong perlombaan Pacu Jalur untuk daya tarik pariwisata di daerah mereka, agar semakin mendunia. Selain itu, tradisi Pacu Jalur juga dijadikan sebagai identitas budaya lokal.
Foto : Dok. Media Center Riau
