Pengamat Transportasi Sebut Usulan Gerbong Merokok di Kereta Tidak Cerdas

Gerbong kereta/Foto : Dok Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Pengamat transportasi sekaligus Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menyayangkan usulan Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, yang meminta PT KAI menyediakan satu gerbong khusus area merokok di rangkaian kereta api.

Menurut Djoko, gagasan tersebut tidak cerdas dan menunjukkan kurangnya wawasan legislator PKB itu.

Ia menegaskan, layanan kereta api di Indonesia saat ini sudah setara dengan kota-kota besar di dunia yang mayoritas melarang aktivitas merokok di transportasi umum.

“Menurut saya, anggota DPR itu seharusnya punya banyak wawasan. Kalau mengusulkan gerbong khusus merokok, nampaknya kurang wawasan. Usulan seperti itu tidak cerdas,” kata Djoko kepada GPriority, Kamis (21/8).

Djoko menambahkan, jika ingin memperbaiki layanan kereta api, maka yang seharusnya diperhatikan adalah keunggulan pelayanan, terutama ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan.

“Keunggulannya ada di pelayanan yang bagus dan ketepatan waktu itu yang dicari masyarakat, bukan masalah rokok,”ucapnya.

Lebih lanjut, Djoko menyampaikan kekhawatirannya, jika PT KAI memberlakukan gerbong khusus merokok, hal itu bisa menurunkan minat masyarakat menggunakan kereta api.

“Saya khawatir kalau ada gerbong khusus merokok, justru orang enggan naik kereta lagi. Itu bisa merugikan,”tutur Djoko. 

Sebagai alternatif, Djoko menyarankan agar penumpang yang ingin merokok bisa memanfaatkan waktu ketika kereta berhenti di stasiun.

Ia mencontohkan di Stasiun Cirebon, di mana kereta berhenti cukup lama sehingga penumpang bisa keluar untuk merokok. Jika diperlukan, saran Djoko, PT KAI dapat menambah waktu berhenti di beberapa stasiun lainnya.

“Jadi usulannya bukan gerbong khusus, tapi berhenti 5 menit di stasiun. Itu lebih cerdas, karena tidak menambah biaya operasional,” imbuh Djoko.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI fraksi PKB, Nasim Khan mengusulkan kepada PT KAI untuk menyediakan satu gerbong khusus area merokok di rangkaian kereta api.

Hal itu disampaikan Khan dalam rapat Komisi VI DPR bersama PT KAI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/8).

“Ada lah sisakan satu gerbong untuk cafe, untuk ngopi, paling tidak disitu untuk smoking area. Karena banyak kereta ini tidak ada tempat smoking area,”kata Khan dalam rapat tersebut.

Pewarta : Fifi Abdurahman