Muncul Foto Wamenaker Noel Terbaring dengan Alat Medis Usai Terjaring OTT KPK

Foto Wamenaker Noel yang ramai beredar di media sosial, sedang terbaring di rumah sakit dengan alat pemeriksaan/Foto : Dok. Tangkapan Layar Instagram Foto Wamenaker Noel yang ramai beredar di media sosial, sedang terbaring di rumah sakit dengan alat pemeriksaan/Foto : Dok. Tangkapan Layar Instagram

Jakarta, GPriority.co.id – Setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (20/8) malam, kini publik dihebohkan dengan kemunculan foto Wamenaker (Wakil Menteri Ketenagakerjaan) Immanuel Ebenezer (Noel), yang sedang terbaring dengan alat medis.

Laporan menyebut, sebelum Wamenaker dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, dirinya terlebih dahulu diperiksa di sebuah rumah sakit daerah Jakarta. Dapat terlihat dari foto yang beredar, lulusan S1 Hubungan Internasional Universitas Satya Negara Indonesia tahun 2004 tersebut sedang terbaring di ranjang medis, disertai dengan alat pemeriksaan jantung serta tekanan darah yang terpasang di tubuhnya.

Sontak, foto Wamenaker Noel pun disoroti publik. Terlebih usai dirinya ditangkap KPK. Tak sedikit juga yang merasa teringat kembali dengan beberapa tahun lalu, saat Ketua DPR RI Setya Novanto tertangkap korupsi e-KTP di tahun 2017.

Meski sempat hilang ketika hendak ditangkap KPK, namun beberapa jam kemudian ia dilaporkan mengalami kecelakaan mobil dan dilarikan ke rumah sakit. Jika anda lupa, saat itu sepanjang proses hukum, Setya Novanto berkali-kali mengaku sakit hingga meminta penundaan pemeriksaan. Padahal saat itu dokter menyatakan jika kesehatan Setnov dalam keadaan baik.

Beberapa tahun kemudian, kasus Noel pun dianggap memiliki kemiripan dengan kasus Setnov kala itu. Tak sedikit juga yang menganggap jika ia hanya berpura-pura melakukan drama, dan ‘melonggarkan diri’ dari pemeriksaan KPK lebih lanjut.

Jika anda melewatkannya, Noel ditangkap KPK pada Rabu (20/8) malam. Tak hanya sendiri, Noel ditangkap bersama 9 orang lainnya yang terlibat dalam dugaan pemerasan terhadap perusahaan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kini, publik sedang menunggu pernyataan resmi KPK terkait status hukum Noel dan pihak-pihak yang terlibat.