Jumlah Imigran AS Turun Signifikan Usai Trump Dorong Deportasi Massal

Gambaran imigran di AS/Foto : Dok. New York Times Gambaran imigran di AS/Foto : Dok. New York Times

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Dalam 50 tahun terakhir, jumlah imigran AS (Amerika Serikat) turun signifikan pada enam bulan pertama di tahun 2025. Penurunan ini terjadi usai Presiden Donald Trump mulai mendorong deportasi massal dan menutup perbatasan untuk penyeberangan ilegal.

Menurut Pew Research Center seperti dikutip dari NY Post, sebanyak 51,9 imigran AS menyebut negara tersebut sebagai ‘rumah mereka’. Namun pada bulan Juni, jumlahnya menurun ketika Trump dilantik kembali sebagai Presiden AS.

Fakta ini diperkuat dengan pernyataan dari Departemen Luar Negeri yang mengumumkan jika sebanyak 55 juta imigran AS dengan visa aktif akan diselidiki terkait pelanggaran yang mereka lakukan, hingga berpotensi dideportasi.

Sementara, Departemen Keamanan Dalam Negeri menyebut 1,6 juta imigran AS ilegal memutuskan untuk meninggalkan AS sejak Trump kembali menjabat. Kembalinya Trump ke kursi pemerintahan AS dinilai memiliki kontribusi besar terhadap penurunan populasi imigran di AS.

Pemerintahan Trump telah menyerukan deportasi massal dengan bertujuan mengusir satu juta imigran ilegal per tahunnya di negara tersebut. Untuk memaksimalkan langkah tersebut, Trump meningkatkan pembatasan akses di perbatasan selatan juga meningkatkan persyaratan visa bagi pelajar dari luar AS.

Penurunan jumlah imigran ilegal ini mendapat pujian dari Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem pada minggu lalu.

“Sudah dirasakan di seluruh negeri (dampak deportasi massal). Mulai dari berkurangnya beban pada layanan publik, hingga kebangkitan kembali pasar kerja lokal,” ungkapnya.

Sebenarnya, keluarnya para imigran dari wilayah AS bukan kali pertama terjadi. Di tahun 1930-an silam, terjadi hal serupa dimana sebanyak 400.000 hingga 1 juta imigran Meksiko meninggalkan AS. Beberapa diantaranya karena adanya program yang mendorong mereka untuk kembali ke negara asalnya.