Tangerang, GPriority.co.id – Morowali menjadi salah satu kabupaten yang tak pernah absen berpartisipasi sebagai peserta di ajang Apkasi Otonomi Expo. Seperti tahun ini, Pemkab Morowali memboyong produk buatan TP-PKK.
“Tahun ini yang dibawa banyak. Ada kerajinan dari kerang, ada makanan rengginang, ada sambal ikan roa dari Kabupaten Morowali. Ini enak sekali,” ungkap Iriane Iliyas, Wakil Bupati Morowali saat diwawancarai GPriority di stand kabupatennya.
Selanjutnya, Morowali juga membawa produk olahan seperti abon ikan, lalu kerajinan tangan asbak dari kayu, hiasan bunga dari kerang, hingga tas rajut hasil karya TP-PKK Morowali.
“Ini ibu-ibu TP-PKK Morowali yang buat,” ujar Iriane sembari memamerkan tas dengan benang rajutan kombinasi pink-putih.
Saat ditanya perbedaan dari tahun lalu, Iriane pun menjawab, “Kalau dari tahun lalu, sama. Cuma perbedaannya Bupati dan Wakil Bupati yang berbeda. Itu yang utama”.
Menurut Iriane, Morowali memiliki ciri khas produk Batik Tobungku. Batik ini memiliki guratan yang terinspirasi dari wadah kubur kayu Soronga dan kain tenun Tobungku. Bahkan Batik Tobungku secara resmi sudah mendapatkan HAKI, sebagaimana dilansir dari postingan Instagram @discovermorowali.
“Ini ciri khas Kabupaten Morowali. Cantik-cantik batik-batiknya. Ini belum dibawa semua karena masih ada yang dalam perjalanan,” kata Iriane.
Disinggung soal strategi peningkatan pendapatan daerah, Iriane mengatakan salah satu langkah yang diambil ialah melakukan promosi hasil kerajinan masyarakat yang ada di Kabupaten Morowali. Ditambah lagi Morowali kaya akan pertambangan. Sehingga, Pemerintah Kabupaten Morowali terus mendorong pendapatan dari sektor tersebut.
