Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang (Menteri ATR), Nusron Wahid, mengungkap pembagian 481 ribu hektare lahan di Wanam, Papua Selatan. Lahan tersebut disiapkan untuk percepatan swasembada pangan, air, dan energi.
Nusron merinci bahwa lahan seluas 481.000 hektare tersebut akan dialokasikan untuk komoditas pertama, 263.000 hektare untuk penanaman padi.
Kedua, 146.000 hektare untuk penanaman sawit. Dan ketiga, 41.000 hektare untuk cetak persawahan baru.
“263 ribu hektare untuk padi, 146 ribu untuk sawit, 41 ribu hektare untuk cetak persawahan,” ungkap Nusron kepada wartawan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (29/9).
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan langkah alih fungsi lahan tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan dan energi, dan air.
Selain pangan, lahan itu juga akan dimanfaatkan untuk membangun industri etanol, biofuel B50, dan juga pabrik amunisi.
“Jadi daerah ini akan menjadi penopang kemandirian, tidak hanya menghasilkan komoditas pangan utama. Tidak hanya beras, nanti disini juga akan ada industri untuk etanol itu dihasilkan dari tebu dan singkong. Kemudian juga B50 itu dihasilkan dari sawit,” ucapnya.
Pewarta: Rizqi Juned
Editor: Dimas A Putra
