Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa prioritas utama pemerintahannya pada tahun pertama adalah memastikan ketahanan pangan nasional. Ia menyebut pangan sebagai kebutuhan paling mendasar bagi umat manusia.
“Karena pangan ini adalah yang paling strategis. Tidak mungkin ada negara kalau makan, tidak ada,” ucap Prabowo, dalam pidatonya saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Selasa (5/11/2025).
Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak boleh bergantung pada pasokan pangan dari luar negeri.
“Dan tidak ada bangsa yang boleh tergantung dengan pangan dari negara lain, tidak bisa. Ini adalah konyol. Kalau ada pakar-pakar yang merasa dirinya hebat dan pinter, mau meyakinkan kita bahwa kita boleh tergantung impor, itu menurut saya adalah pakar yang sesat pikirannya,” ucapnya.
Menurut Prabowo, negara yang benar-benar merdeka adalah negara yang mampu menguasai, mengamankan, dan memproduksi pangannya sendiri.
Ia mengklaim bahwa dalam satu tahun pemerintahannya, Indonesia telah berhasil mengamankan pasokan pangan nasional hingga mencapai rekor tertinggi.
“Alhamdulillah dengan cepat pemerintah yang saya pimpin, tim yang membantu saya berhasil. Kita produksi pangan tertinggi sepanjang sejarah Republik. Dan pangan kita sekarang terbesar cadangan sepanjang Republik Indonesia berdiri,” jelasnya.
Prabowo menambahkan, selain pangan, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah menuju kemandirian energi.
“Kita aman di bidang pangan dan terus akan kita amankan. Kita juga sekarang menuju swasembada energi. Perhitungan saya 4-5 tahun lagi kita bisa swasembada pangan. Sesudah itu tentunya kita harus amankan semua kekayaan kita,” pungkas Prabowo.
