Jakarta, GPriority.co.id – Sejumlah elemen masyarakat, termasuk Koalisi Masyarakat Sipil, BEM Universitas Indonesia (BEM UI), dan BEM KEMA Unpad, akan menggelar aksi di DPR RI hari ini, Selasa (18/11).
Aksi tersebut digelar untuk menolak rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) dalam rapat paripurna.
Aksi dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB di Gerbang Pancasila DPR RI. Informasi ini disampaikan melalui unggahan resmi masing-masing organisasi di Instagram.
Seruan Aksi Koalisi Masyarakat Sipil
Koalisi Masyarakat Sipil menyebut RUU KUHAP sebagai “peringatan darurat”. Mereka menilai, jika aturan ini disahkan, setiap warga berpotensi menjadi korban karena aparat dapat menangkap, menahan, menggeledah, menyita, menyadap, hingga memblokir komunikasi hanya berdasarkan penilaian subjektif.
RUU KUHAP dinilai dipaksakan untuk disahkan secara tergesa-gesa dan minim transparansi.
Semua itu bisa berpotensi terjadi karena RUU KUHAP dipaksakan untuk disahkan secara tergesa-gesa dan minim transparansi.
“Semua Berhak Berpartisiasi, Geruduk DPR RI! Desak Presiden untuk menarik draft RUU KUHAP agar tidak disahkan!,” tulis mereka.
Seruan Aksi BEM UI
BEM UI menyampaikan bahwa RUU KUHAP membuka peluang penyalahgunaan kewenangan aparat karena minim batasan dan kepastian hukum.
Aksi akan digelar pada:
– Selasa, 18 November 2025
– Pukul 08.00 WIB
– Titik aksi: Gedung DPR/MPR RI
– Titik kumpul: Lapangan FISIP UI
“Oleh karena itu, kita perlu turun tangan sekarang. Mari tunjukkan bahwa publik tidak setuju dan mendesak Presiden untuk menarik draf RUU KUHAP sebelum disahkan. Hak dan kebebasan warga negara terlalu penting untuk diserahkan begitu saja kepada negara,” tulis BEM UI.
Seruan Aksi BEM KEMA Unpad
BEM KEMA Unpad menyebut RUU KUHAP sebagai aturan yang manipulatif dan berpotensi menjadikan siapa pun sebagai korban. Mereka menilai kewenangan aparat yang semakin luas mulai dari penggeledahan, penyitaan, hingga penyadapan akan meningkatkan risiko rekayasa kasus.
Aksi akan dilaksanakan pada:
– Selasa, 18 November 2025
– Titik kumpul: UKM Barat
– Waktu: 05.00 WIB
– Titik aksi: Gerbang Pancasila DPR RI
– Dress code: Hitam
