Audiensi dengan Bakti Kadiskominfo Perstik Kutim Dorong Keselarasan Jaringan Telekomunikasi Pusat Dan Daerah


Jakarta,GPriority.co.id-Dalam rangka menyelaraskan program yang dibuat oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Bakti dengan Pemerintah Daerah, Kadis Kominfo Perstik Kabupaten Kutai Timur, Ery Mulyadi melakukan audiensi dengan Bakti di Gedung Centenial Tower Lantai 42, Kamis (4/8/2022).

Ditemui usai audiensi, Kadis Kominfo Perstik Kutim Ery Mulyadi mengatakan selain menyelaraskan program, kunjungan ini dimaksudkan juga untuk melihat program kerja yang ada di Bakti.” Mudah-mudahan ada kerja sama dengan Pemda Kutim terkait dengan penyediaan jaringan telekomunikasi dan internet. Kami berharap program Bakti ada yang dilaksanakan di Kutim,” ucap Ery.

Lebih lanjut dikatakan oleh Ery, Bakti hanya bisa membangun jaringan di daerah yang termasuk 3T (Terdepan,Tertinggal dan Terpencil). ” Jika melihat kriteria tersebut, Kutim sebenarnya masuk ke dalam kawasan 3 T. Karena banyak daerah di Kutim yang masuk ke dalam kawasan tersebut. Makanya kami sedikit protes dan meminta agar data tersebut perlu dikroscek lagi. Tentunya dengan harapan selama di desa kami masuk kategori 3 T, kami berharap ada program Bakti yang masuk di Kutim,” kata Ery.

Kutim seperti dijelaskan oleh Ery Mulyadi, masih banyak daerah yang Blankspot.” Berdasarkan data kami ada 37 desa yang Blankspot. Kami berharap ada program dari Bakti terkait penyediaan jaringan di Kutim. Hal ini juga sudah saya sampaikan kepada Bakti dalam hal ini Nanang yang membidani pembangunan di wilayah 3 T” tutur Ery Mulyadi.

” Kepada Nanang saya meminta untuk melihat bahwa daerah-daerah Blankspot di Kutim masuk ke dalam kriteria 3T. Karena di wilayah tersebut banyak sekali desa tertinggal, terpencil dan wilayah pedalaman dengan aksebiltas yang sangat terbatas,” kata Ery Mulyadi.

Menanggapi pernyataan Ery, Nanang dalam kesempatan tersebut mengatakan akan melakukan kunjungan ke Kutim. ini langsung mendapat respon yang sangat positif dari Ery Mulyadi.” Mudah-mudahan ini bisa terwujud secepatnya sehingga Bakti bisa melihat kondisi Kutim seperti apa, sehingga bisa selaras dengan program yang dibuat oleh Bakti,” jelas Ery Mulyadi.

Ery juga mengatakan apa yang diperlukan dan menjadi petunjuk.oleh Bakti akan Diskominfo Perstik siapkan. ” Ini dimaksudkan agar pelayanan komunikasi dan informasi termasuk internet di Kutim bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kutim,” tutur Ery.

Ery dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa setelah daerah Blankspot teratasi, maka langkah selanjutnya adalah meningkatkan kapasitas. ” Artinya jika ada daerah yang hanya memiliki jaringan 2g bisa meningkat menjadi 4g sehingga masyarakat bisa mengakses internet dengan cepat.(Hs.Foto.Hs)