Bahlil Janji Evaluasi Total Izin Perusahaan Tambang Usai Banjir Bandang Sumatra

Bahlil Janji Evaluasi Total Izin Perusahaan Tambang Usai Banjir Bandang Sumatra/Foto : Dok. YouTube Sekretariat Presiden Bahlil Janji Evaluasi Total Izin Perusahaan Tambang Usai Banjir Bandang Sumatra/Foto : Dok. YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, berjanji untuk melakukan evaluasi total izin perusahaan tambang usai bencana banjir bandang Sumatra.

Ia menyebut, kejadian ini harus menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk kembali meninjau seluruh izin perusahaan tambang di kawasan Sumatra yang lumpuh mulai pekan lalu.

Menurut Bahlil, hal ini menjadi momen yang tetap seperti ‘merapikan rumah sendiri’ melalui penataan ulang pada sektor pertambangan. Ia berharap, penataan ini dapat membuat seluruh aktivitas tambang benar-benar patuh pada aturan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Ketika akses sudah bisa, kita bakal evaluasi total izin tambang. Ini adalah momentum untuk melakukan penataan dengan baik di sektor pertambangan agar mereka bisa melakukan penambangan dengan memperhatikan lingkungan dan memenuhi kaidah-kaidah amdal,” jelasnya sebagaimana dikutip dari ANTARA pada Selasa (2/12).

Selain itu Bahlil berpendapat, bencana yang kini menimpa warga di kawasan Sumatra bukan hanya sekadar insiden musiman, melainkan juga menjadi sinyal perlunya pengawasan lingkungan yang lebih dipertegas.

“Terkait evaluasi tambang, setelah ini kami dari Kementerian ESDM khusus untuk tambang, kami akan lakukan evaluasi secara total. Bagi pertambangan yang ada di sana yang tidak memenuhi kaidah-kaidah sebagaimana apa yang disyaratkan, kami akan lakukan evaluasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga mengungkap pengalaman masa lalunya saat masih menjadi pengusaha. Ia menyebut, perspektif tersebut dapat digunakan untuk menyusun kebijakan yang bukan hanya lebih membumi, tetapi juga berguna untuk memastikan praktik industri yang lebih ramah lingkungan ke depannya.

Saat ini Kementerian ESDM pun masih bergerak di lapangan dengan ikut menyalurkan bantuan logistik berupa suplai minyak hingga listrik guna mempercepat pemulihan pada kawasan yang terdampak bencana.

Bahlil yang saat itu hadir pada acara Partai Golkar di Palangka Raya pun turut menyampaikan belasungkawa atas banyaknya korban jiwa serta kerusakan yang terjadi akibat bencana banjir bandang di Sumatra.

Ia berharap, pemulihan dapat berjalan cepat agar masyarakat yang kehilangan tempat tinggal bisa segera mendapatkan bantuan yang memadai.