Balik ke Indonesia, Shin Tae-yong Jadi Penasihat Teknik Timnas Football 7

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Foto: Istimewa Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Foto: Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Penunjukan Shin Tae-yong sebagai penasihat teknik timnas Football 7 Indonesia menjadi sorotan dalam perkembangan sepak bola nasional.

Mantan pelatih timnas Indonesia itu resmi melanjutkan kiprahnya di Tanah Air dengan peran baru sebagai technical advisory atau penasihat teknik untuk timnas Football 7 (F7) Indonesia.

Momentum ini bertepatan dengan deklarasi Federasi Football 7 Indonesia yang dipimpin oleh Dudung Abdurachman di Jakarta Selatan. Kehadiran Shin diharapkan membawa dampak besar, terutama dalam meningkatkan kualitas pemain dan daya saing Indonesia di kancah internasional.

Dudung mengungkapkan alasan utama merekrut Shin Tae-yong bukan sekadar pengalaman taktik, tetapi lebih kepada kemampuannya membangun karakter pemain. Ia menilai keberhasilan Shin selama menangani timnas Indonesia menjadi bukti nyata kualitasnya.

“Jadi rupanya satu, yang pertama itu adalah disiplin. Yang kedua adalah yang paling pokok adalah mental. Mental orang Indonesia waktu di dalam pembinaan atlet ya. Ini yang paling penting,” ujar Dudung dikutip dari ANTARA.

Menurutnya, aspek mental menjadi fondasi utama sebelum berbicara soal strategi dan kecerdasan bermain. Ia bahkan menegaskan bahwa taktik hanyalah faktor pendukung dibandingkan mentalitas pemain.

“Masalah taktik, masalah intelijensia dan sebagainya ini nomor sekian, tapi yang paling penting itu adalah mental. Dengan pengalaman Shin Tae-yong ini sudah berhasil di PSSI, saya mengajak bagaimana kalau Football 7 ini kita rekrut Shin Tae-yong,” tambahnya.

Selama melatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong memang dikenal berhasil meningkatkan performa tim secara signifikan. Ia membawa skuad Garuda menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 serta hampir mengantarkan tim U-23 ke Olimpiade Paris 2024 usai mencapai semifinal Piala Asia U-23.

Peran baru ini menjadi langkah strategis bagi perkembangan Football 7 di Indonesia. Shin diharapkan mampu mentransfer pengalaman dan ilmunya kepada para pemain serta staf pelatih. Dalam kesempatan terpisah, Shin menyatakan kesiapan untuk berbagi pengetahuan setelah lama berkiprah di sepak bola Indonesia.

“Seperti yang kalian tahu, saya sudah lima tahun berada di PSSI. Saya sudah pernah berada di Timnas Indonesia U-20, U-23, dan senior. Jadi mungkin bisa menjadi kesempatan yang baik untuk mentransfer ilmu saya kepada pemain-pemain muda Football 7,” ujar Shin.

Timnas Football 7 Indonesia sendiri memiliki agenda besar dalam waktu dekat, yakni mengikuti Intercontinental Cup yang akan digelar di Roma, Italia, pada 30 Juli hingga awal Agustus 2026. Turnamen ini menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan tim di level internasional.

Dalam persiapan menuju turnamen tersebut, tim akan ditangani oleh pelatih kepala Socrates Matulessy bersama jajaran staf kepelatihan lainnya. Sementara itu, Shin Tae-yong akan berperan sebagai penasihat teknik yang memberikan arahan strategis secara menyeluruh.

Menariknya, kontrak Shin bersama Football 7 Indonesia tidak bersifat jangka pendek. Federasi memastikan kerja sama ini dirancang untuk jangka panjang, termasuk target besar menuju Piala Dunia Football 7 pada 2027.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mengembangkan cabang Football 7 sebagai bagian dari ekosistem sepak bola nasional. Dengan pengalaman dan rekam jejak Shin Tae-yong, harapan untuk mencetak prestasi di level global semakin terbuka lebar.