Bangga! Mahasiswa Aceh Berhasil Buat Gelang Pendeteksi Bencana

Bangga! Mahasiswa Aceh Berhasil Buat Gelang Pendeteksi Bencana Bangga! Mahasiswa Aceh Berhasil Buat Gelang Pendeteksi Bencana

Jakarta, GPriority.co.id – Mahasiswa Aceh, Khairul Basyir, M. Fikri Abdillah dan Alda Febrina, berhasil melakukan inovasi baru berupa gelang pendeteksi bencana.

Berkat penemuannya, ketiga mahasiswa Aceh tersebut pun mendapat  juara pertama dalam kategori ‘Written Futuristic Ideas on Disaster’, di kompetisi internasional.

Diketahui, ketiga mahasiswa Aceh ini merupakan mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe Aceh. Tim mahasiswa yang mengikuti kompetisi terdiri dari Khairul Basyir (Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika), M. Fikri Abdillah (Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol), dan Alda Febrina (Program Studi Teknologi Elektronika). 

Mereka tergabung dalam Tim Polirobocom dalam Kompetisi U-Dare 2024, yang diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala.

Prestasi membanggakan tersebut didapat usai tiga mahasiswa Aceh ini mengembangkan alat berupa Gelang Deteksi Bencana atau disebut Multifunctional Disaster Alert Bracelet.

Alat ini diklaim dapat mendeteksi bencana gempa serta memberikan peringatan dini kepada penggunanya.

Ilustrasi TIM SAR / Foto : Basarnas

Tidak sampai disitu, Gelang Pendeteksi Bencana ini juga dilengkapi dengan fitur yang bisa digunakan untuk mengirimkan lokasi sinyal korban di bawah reruntuhan, kepada Tim SAR.

Tujuannya, tentu saja untuk mempermudah dalam proses penyelamatan dan evakuasi pada saat terjadi bencana.

Kompetisi U-Dare 2024 Jadi Ajang Pembuktian Kualitas Mahasiswa PNL Aceh

Dilansir dari laman Politeknik Negeri Lhokseumawe, Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng, mengungkapkan kompetisi ini sebagai ajang pembuktian kualitas Akademik dan kreativitas mahasiswa PNL. 

“Kami sangat bangga atas pencapaian ini dan berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi di masa mendatang,” ujarnya.

Pencapaian ini memperlihatkan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan solusi yang relevan bagi isu global seperti mitigasi bencana.

Politeknik Negeri Lhokseumawe Aceh / Foto : PNL Aceh

Menurut Dosen PNL Aceh, Yusman, S.T., M.T, Tim Polirobocom PNL tidak hanya menyajikan konsep mereka secara teoritis, tetapi juga menampilkan prototipe fungsional dari gelang tersebut. Prototipe ini mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena merupakan implementasi langsung dari ide futuristik yang diajukan dalam karya ilmiah mereka. 

Foto : Politeknik Negeri Lhokseumawe