Bangkitkan Pariwisata Singapura Melalui Event Percontohan MICE

Jakarta,Gpriority-Akibat pandemi Covid-19, sektor pariwisata di seluruh negara menjadi terpuruk dan sepi pengunjung termasuk Singapura. Beberapa penggiat ekonomi di Singapura seperti Singapura Tourism Board (STB) menyadarinya. Untuk itulah di dalam acara Singapore Tourism Board Indonesia MICE Forum 2020 yang digelar pada Rabu, 7 Oktober 2020 secara virtual, STB bekerjasama dengan pemerintah Singapura akan kembali membangkitkan sektor pariwisata seiring dengan semakin membaiknya sektor ekonomi di Singapura.

“ Caranya dengan menerima kembali event pilot (acara percontohan) seperti Meetings, Incentives, Conversation and Exhibition (MICE),” ucap Asisten Manager Singapore Tourism Board (STB) Johannes Stevano Rahardjo.

Keputusan untuk menerima penyelenggaraan acara percontohan MICE menurut Stevano Rahardjo didasari Safe Business Events Framework yang dirancang dan diumumkan STB pada Juli 2020, yaitu acara bisnis dengan jumlah peserta hingga 50 orang. “Penyelenggara yang mendaftar untuk membuat acara percontohan MICE harus menunjukkan kemampuan mereka dalam menerapkan Safe Management Measures (SMM). Ini bermaksud untuk memenuhi serangkaian standar protokol kesehatan dan keselamatan yang diterapkan oleh Pemerintah Singapura.STB sendiri telah menerapkan kerangka kerja tersebut pada dua acara percontohan, di mana yang pertama telah berlangsung dengan sukses pada Agustus 2020 dan kedua pada akhir September 2020 hingga saat ini. Langkah ini juga mempertimbangkan peranan penting industri MICE sekaligus minat dan permintaan tinggi untuk pelaksanaan acara-acara bisnis yang sempat berhenti di awal pandemi,” ucap Stevano.

Lebih lanjut dikatakan Stevano, “ Ada 243 acara MICE yang harus tertunda akibat Covid-19. Hal ini tentu saja menurunkan jumlah wisatawan yang datang ke Singapura.Tercatat hingga Juli 2020 ada penurunan di sektor pengunjung hingga 342.031 orang. Dengan adanya penurunan pengunjung maka sektor pariwisata pun mengalami kerugian. Adapun kerugian yang diderita pariwisata Singapura berdasarkan data pemerintah adalah 587 juta dollar Singapura. Saya berharap dengan diizinkannya MICE kembali digelar di Singapura, sektor pariwisata kembali meningkat. Mengingat usai acara MICE, mereka akan melakukan kunjungan ke tempat-tempat pariwisata yang ada di Singapura.”

Director Travel Agents & Tourist Guides STB Kenneth Lim membenarkan pendapat Stevano. Menurut Lim, MICE berdasarkan catatan Pemerintah Singapura menjadi sektor terbesar penyumbang wisatawan di Singapura. Meski demikian, penyelenggaraan MICE menurut Lim tidak bisa kembali seperti masa normal sebelum Covid-19 melanda, untuk itulah diperlukan skema baru dengan menggunakan teknologi virtual.” Salah satunya dengan pemberian dokumen deklarasi kesehatan secara non kontrak melalui aplikasi SG Arrival Card,” ucap Lim.

Saat ditanyakan wisatawan mana yang menjadi penyumbang devisa terbesar, Executive Director Southeast ASIA STB John Gregory Conceicao menjawab Indonesia. “ Hingga 2019 akhir ada sekitar 3,1 juta wisatawan Indonesia yang datang ke Singapura. Dari jumlah tersebut, 12% adalah para peserta MICE,” ucap John.

John sendiri mengatakan akan kembali menggelar acara MICE percontohan di bulan November 2020. Adapun acara yang dimaksud adalah TravelRevive yang didukung ITB Asia dan STB. John berharap acara TravelRevive yang ditargetkan akan diikuti 250 orang dengan dibagi lima zona dengan masing-masing diisi 50 peserta bisa meraih kesuksesan layaknya 2 event percontohan yang sudah digelar.(Hs.Foto.dok.STB)

Related posts