Batik Tanah Liek Khas Kabupaten Dharmasraya

Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat memperkenalkan kain batik khasnya yaitu Batik Tanah Liek pada kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2021, di JCC Senayan Jakarta, Rabu (20/10/2021).

“Yang kita bawa untuk UMKM ada batik tanah liek, kuliner, dan kerajinan,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya, Yefrinaldi.

Sesuai dengan namanya, batik tanah liek diproduksi menggunakan tanah liat. Proses pengerjaan batik tanah liek hampir sama dengan batik pada umumnya, namun ada beberapa perbedaan dalam proses pengerjaan dan motif yang digunakan.

Untuk mendapatkan warna alami, batik tanah liek dicelupkan ke tanah liat. Proses perendaman ke dalam tanah liat pun dilakukan kurang lebih selama seminggu. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Kegiatan tersebut merupakan pekerjaan yang membutuhkan kesabaran dan juga ketelitian.

Selain produk UMKM batik, Yefrinaldi juga mengatakan bahwa ada produk tambang yang diperkenalkan seperti batu bara, bijih besi, dan mangan. Ada juga pertanian seperti padi, dan peternakan seperti sapi yang produknya ditampil melalui layar visual.

“Kedepannya, kegiatan Apkasi ini terus diadakan dan lebih banyak kabupaten yang ikut. Masing-masing Kabupaten bisa saling bekerja sama soalnya ada yang produknya bisa dipasarkan di kabupaten lain,” pungkasnya. (Dw.foto.dok.Dw)

Related posts