Budaya Lokal Berpotensi Besar Mengembangkan Pariwisata Kaltara

Penulis : Dimas A Putra | Editor : Lina F | Foto : goodnewsfromindonesia.id

Jakarta, GPriority.co.id – Pengembangan pariwisata tidak hanya dari infrastruktur atau tempat wisata semata yang punya potensi menarik pengunjung. Nilai budaya lokal juga menjadi potensi dalam pengembangan pariwisata secara jangka panjang.

Hal itu dilakukan oleh Provinsi Kalimantan Utara atau Kaltara, di mana pengembangan pariwisata dilaksanakan oleh Kabupaten Kota secara mandiri melalui event-event hari jadi kabupaten dan kota.

Seperti halnya Kota Tarakan yang mengembangkan budaya lokal Festival Iraw Tengkayu, Festival Sungai Kayan, Festival karya kreatif benuanta yang menjadi kekuatan budaya lokal.

“Dilaksanakan setiap tahun sekali, di Malinau, Nunukan, dan Bulungan. Peran pemerintah provinsi dalam kegiatan tersebut adalah membantu promosi kepariwisataan di masing-masing kabupaten,” ungkap DPRD Komisi 4 Kaltara Fraksi Amanat Pembangunan Nasional Bintang Kebangsaan, Supaad Hadianto, Rabu (18/10).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, lanjut DPRD Komisi 4, membantu promosi kepariwisataan di masing-maasing Kabupaten dan Kota untuk menjadikan event pariwisata tingkat provinsi dan tingkat Nasional.

Untuk tahun 2024 ke depan, Komisi 4 mengharapkan kepada pemerintah Provinsi Kaltara khususnya Dinas Pariwisata, untuk terus menggali potensi-potensi wisata di antaranya potensi wisata Kerajaan Bulungan, di mana kesultanan Bulungan telah menghibahkan tanahnya kepada Pemprov.

“Selanjutnya harus dibuatkan Blueprint dan perencanaan jangka panjang untuk dijadikan ikon Kaltara, di mana di lahan tersebut dibangun semua potensi adat dan budaya di 4 Kabupaten dan 1 Kota, seperti Taman Mini Indonesia yang menggambarkan budaya lokal Kabupaten dan Kota di Kaltara,” ungkapnya pria kelahiran Surabaya tersebut.