Cara ini Bikin Anak Jadi Suka Makan Sayur

Tidak sedikit anak-anak yang menyisakan atau bahkan menghindari makanannya karena tidak menyukai makanan yang ibu sajikan. Salah satu masakan sehat yang sering dihindari anak-anak adalah sayur-sayuran.

Sayur-sayuran sangat baik untuk gizi Si Kecil. Lalu bagaimana cara agar ia mau makan sayur?

1.Biarkan anak memilih sendiri sayurannya
Ajaklah anak untuk pergi berbelanja ke supermarket ataupun pasar tradisional. Kemudian, mintalah ia memilih sayuran yang diinginkannya. Walaupun anak tidak menyukai sayuran, paling tidak mintalah agar ia memilihkannya untuk ibu.

2.Ikut bantu memasak
Jangan hanya memanggilnya ketika sayur sudah tersedia di atas meja makan. Ajak anak untuk terlibat dalam proses pembuatan makanan di dapur sehingga anak akan ikut mencicipi sayur yang dia buat bersama ibu.

3.One bite challenge
Berikan anak tantangan untuk menggigit satu gigitan dulu sayuran yang telah disajikan di atas meja makan. Kemudian, berpartisipasilah dengannya sehingga akan menciptakan suasana makan yang menyenangkan ketika anak memakan sayur.

4.Sajikan menu sayuran dalam setiap sesi makan
Ibu tetap harus membuat anak terbiasa melihat menu sayuran dalam masakan yang disajikan. Entah itu menu terpisah atau dikombinasikan dengan daging dan ikan.

5.Jaga rasa dan kualitas
Tanyakan pada anak, kenapa menyisakan sayuran di atas piringnya? Apabila karena rasanya yang tidak disukai dan terlalu lembek, maka olahlah sayuran dengan tekstur dan rasa yang lebih disukai anak. Biasanya, anak akan menyukai tekstur yang lebih renyah dan tentu saja rasanya pun harus enak.

6.Beri makanan atau camilan sehat sejak kecil
Jika ingin membiasakan Si Kecil untuk makan sayuran, ibu harus membiasakannya sedari kecil. Dengan begitu, Si Kecil akan terbiasa dengan rasa sayuran sehingga saat beranjak besar ia sudah tidak memilih-milih makanan lagi.

Bila belum bisa memakan sayuran yang asli, coba mulailah dulu dengan memberi makanan olahan atau camilan yang mengandung sayur-sayuran, makanan MPASI yang sangat bernutrisi dan berfungsi untuk mengenalkan berbagai variasi makanan pada anak di usia dini. (VIA)

Related posts