Cara Pemkot Langsa Kembangkan Sektor Pariwisata


Kota Langsa, Gpriority – Keberhasilan Pemerintah Kota Langsa, Aceh dalam mengembangkan sektor pariwisata saat ini ternyata tidak semulus ekspektasi perjalanannya. Tantangan yang dihadapi Pemkot Langsa pun beragam, ditentang hingga di buli. Bahkan ada juga yang menyebut jika semua itu merupakan spekulasi belaka.

Terlebih lagi, objek yang akan diubah dan dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan oleh pasangan Wali Kota dan wakil Wali Kota Langsa, Usman Abdullah dan Marzuki Hamid adalah hutan mangrove dan hutan yang berada di Desa Paya Bujok Seuleumak yang dianggap sebagian orang masih sangat jauh dari standar untuk dijadikan sebuah objek wisata yang sesungguhnya.

Namun, hal itu tidak membuat gentar apalagi memaksa mundurkan langkah Wali Kota Langsa, Usman Abdullah untuk merealisasikannya. Sebab, ia melihat kedua objek tersebut memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata buatan, di samping keunikan yang dimilikinya.

Berkat pengabdian dan keikhlasan yang tulus, dan seiring berjalannya waktu, upaya yang dilakukan Walkot Langsa pun mendapatkan pujian hingga dukungan, baik moril maupun materil dari berbagai pihak karena berhasil mengembangkan sektor pariwisata.

“Dari pemerintah pusat kami juga pernah mendapatkan dukungan anggaran dalam pengembangan pariwisata ini,” kata Wali Kota Langsa, Usman Abdullah kepada Gpriority baru-baru ini.

Tekad pria yang memiliki panggilan akrab Toke Seum itu bukan tanpa alasan dalam mengembangkan sektor pariwisata di kota Langsa. Di zaman modern dan serba cepat ini manusia sangat membutuhkan tempat rekreasi dan refreshing untuk menghilangkan rasa penat mereka setelah sepekan bekerja.

Atas dasar itu, ia menilai jika Pemerintah Kota Langsa harus membuat serta memiliki tempat atau objek wisata sendiri. Dengan begitu, pemerintah sudah membantu masyarakatnya sendiri, sebab mereka tidak perlu susah payah lagi pergi ke luar daerah dan mengeluarkan banyak biaya hanya sekedar untuk refreshing.

“Cukup di kota sendiri, mereka sudah bisa rekreasi,” ujar Wali Kota Langsa.

Di samping itu, Toke Seum menyebutkan, jika sektor wisata sendiri saat ini sudah menjadi sebuah fenomena yang menjadi kebutuhan setiap manusia. Selain itu, dari segi industri, bisnis, dan finansial, sektor pariwisata sendiri juga dianggap sangat ampuh dan terbukti cukup cepat untuk dikembangkan dalam menghasilkan pendapatan, sehingga ia menilai sektor pariwisata saat ini dianggap menjadi sektor penting.

Dampak lain yang ditimbulkan dengan berkembangnya sektor pariwisata nantinya juga dapat menciptakan serta meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui industri-industri kreatif.

Tidak hanya itu, berkat tangan dingin Usman Abdullah, Kota Langsa kini menjadi salah satu kota di Aceh yang selalu ramai mendapatkan kunjungan masyarakat dari luar daerah, baik dari luar daerah dalam Provinsi Aceh hingga masyarakat dari luar Aceh, seperti dari kabupaten/kota di Sumatera Utara setiap harinya.

Selain keindahan dan kenyamanan serta keamanan yang didapatkan wisatawan saat berkunjung ke Kota Langsa, beberapa destinasi wisata buatan yang mempesona yang dimiliki Kota Langsa, juga menjadi salah satu faktor alasan mengapa saat ini banyak masyarakat luar daerah yang datang ke kota tersebut. Sebut saja dua objek wisata yang terkenal saat ini, objek wisata Hutan Kota dan ekowisata Hutan Magrove dan beberapa destinasi wisata lainnya.

“Dan saat ini, orang luar Aceh lebih mengenal Kota Langsa dengan wisata Hutan Kota dan Hutan Magrove-nya,” ungkap Wali Kota Langsa, Usman Abdullah.

Untuk itu, Usman Abdullah menganggap Pemkot Langsa tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan asli daerah pada sektor jasa, perdagangan dan industri saja. Namun harus ditambah dengan pengembangan di sektor lainnya.

Seperti diketahui, semenjak Usman Abdullah terpilih dan ditetapkan menjabat sebagai Wali Kota Langsa pada 2012 lalu hingga sekarang, karirnya terus meningkat. Hampir setiap tahunnya, Kota Langsa mendapatkan penghargaan dan juara diberbagai ajang, dari tingkat provinsi hingga nasional. (#)

Related posts