Jakarta, GPriority.co.id – Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang menyebabkan gangguan daya ingat, berpikir, dan perilaku. Penyakit ini berkembang secara bertahap, dengan gejala yang semakin parah seiring waktu.
Ketika penyakit Alzheimer mulai berkembang, penderitanya dapat mengalami kesulitan berjalan, berbicara, bahkan kehilangan kemampuan untuk mengenali keluarganya sendiri.
Meskipun belum ada obat untuk menyembuhkan Alzheimer, penting untuk diingat, menjaga kesehatan otak sangat dibutuhkan untuk menghindari penyakit Alzheimer.
Mengapa? hal ini dikarenakan otak merupakan pusat kendali tubuh yang berperan dalam berpikir, mengingat, dan mengontrol fungsi tubuh. Agar tetap tajam hingga usia tua, otak perlu dirawat dengan baik.
Berikut ini cara menjaga kesehatan otak hingga tua dan mencegah Alzheimer, seperti yang telah dirangkum oleh tim GPriority melalui beberapa sumber.

Pertama, mengonsumsi makanan bergizi, terutama yang baik untuk otak.
Diantaranya seperti asam lemak omega-3 (dari ikan salmon, tuna, dan biji chia) untuk meningkatkan fungsi kognitif. Kemudian buah dan sayur berwarna-warni (seperti blueberry, bayam, dan wortel) yang kaya antioksidan untuk melindungi sel otak.
Selanjutnya, kacang-kacangan dan biji-bijian yang mengandung vitamin E untuk mencegah penurunan fungsi otak.
Kedua, rutin berolahraga.
Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi risiko penyakit degeneratif, dan memperbaiki suasana hati. Aktivitas fisik seperti jalan kaki, berenang, atau yoga dapat membantu menjaga daya ingat dan konsentrasi.
Ketiga, menjaga kualitas tidur.
Tidur yang cukup (7-9 jam per malam) membantu proses regenerasi sel otak dan meningkatkan daya ingat. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan kognitif dan meningkatkan risiko demensia.
Keempat, melatih otak dengan aktivitas kognitif.
Stimulasi mental membantu menjaga ketajaman otak. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan antara lain membaca buku atau artikel, bermain teka-teki, catur, atau sudoku, hingga belajar keterampilan baru seperti bahasa asing atau alat musik.
Kelima, mengelola stres dengan baik.
Stres kronis dapat merusak sel otak dan menyebabkan gangguan daya ingat. Untuk mengatasinya, coba praktikkan meditasi atau mindfulness, berlatih teknik pernapasan, hingga melakukan hobi yang menyenangkan.
Keenam, berinteraksi sosial.
Menjaga hubungan sosial yang baik dengan keluarga dan teman dapat membantu otak tetap aktif dan mengurangi risiko gangguan kognitif. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial juga meningkatkan kesejahteraan emosional.
Ketujuh, hindari kebiasaan buruk.
Beberapa kebiasaan yang dapat merusak kesehatan otak diantaranya seperti mengonsumsi alkohol berlebihan, merokok, karena dapat mempersempit pembuluh darah ke otak, juga mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak jenuh secara berlebihan.
Kedelapan, rutin mengecek kesehatan.
Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi dapat memengaruhi kesehatan otak. Rutin memeriksakan kesehatan ke dokter dapat membantu mencegah komplikasi yang berdampak pada fungsi otak.
Dengan menerapkan gaya hidup sehat, otak bisa tetap tajam dan berfungsi optimal hingga usia lanjut. Jadi, mulailah dari sekarang agar bisa menikmati hidup yang lebih berkualitas di masa tua anda!
Foto : Ilustrasi/Adobe Stock
