Jakarta, GPriority.co.id – Pabrikan otomotif asal China, Changan Automobile, resmi memasuki pasar Indonesia dengan membawa komitmen jangka panjang untuk menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kehadiran Changan di Indonesia mengusung filosofi global “Sharing the Future”, yang menekankan pendekatan kolaboratif dalam pengembangan inovasi, teknologi, serta solusi mobilitas berkelanjutan bersama masyarakat global.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menyampaikan bahwa filosofi tersebut menjadi fondasi utama perusahaan dalam menghadirkan produk dan teknologi di Tanah Air.
“Melalui semangat Sharing the Future, kami berkomitmen menghadirkan teknologi yang telah teruji secara global, kualitas dan keandalan yang dapat dipercaya, serta inovasi yang relevan untuk mendukung masa depan mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” ujar Setiawan dalam keterangan resmi, Minggu (18/1).
Menurut Changan, filosofi tersebut tidak hanya berfokus pada teknologi mutakhir, tetapi juga pada penyediaan solusi mobilitas yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan untuk jangka panjang.
Berbekal pengalaman lebih dari 40 tahun di industri otomotif global, Changan menilai memiliki fondasi kuat untuk bersaing di tengah dinamika industri otomotif yang terus berkembang, khususnya di era elektrifikasi kendaraan.
“Dengan perjalanan panjang dalam inovasi dan pencapaian global, Changan hadir di Indonesia sebagai partner mobilitas yang ingin tumbuh dan berkontribusi bersama masyarakat Indonesia,” tambah Setiawan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, Changan mengembangkan Golden Shield Battery, sistem baterai yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, serta keandalan kendaraan listrik.
Selain itu, dari sisi keselamatan berkendara, Changan telah mengadopsi teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang saat ini diaplikasikan pada sejumlah model, termasuk Deepal S07 dan kendaraan lainnya.
Secara global, Changan memiliki rekam jejak yang kuat dengan 21 basis manufaktur dan 76 pabrik yang tersebar di berbagai negara. Perusahaan ini juga mengoperasikan pusat riset dan pengembangan (R&D) di sejumlah negara strategis seperti Italia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, serta China sebagai negara asalnya.
