Citra Pendamping Desa Harus Diperkuat dengan Pendekatan Warga

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Kemendes PDTT

Jakarta, GPriority.co.id— Untuk memiliki citra atau branding baik bagi pendamping desa harus diperkuat dengan adanya pendekatan diri ke warga desa di wilayah masing-masing.

Hal itu telah disampakan oleh Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Halim.

“Pendamping telah miliki branding, termasuk ketika dikritik dan dipermasalahkan kemudian diklarifikasi. Ini termasuk membangun branding, maka saya tidak pernah emosi,” ungkapnya saat menghadiri Traing of Trainers P3PD Region I dan II di Jakarta, Rabu (9/8) kemarin.

Gus Halim menuturkan, sejumlah strategi dilakukan oleh Kemendes PDTT untuk meningkatkan branding pendamping desa. Di antaranya mengadakan Hari Bakti Pendamping Desa yang diperingati setiap tanggal 7 Oktober.

“Pendamping desa juga telah membuat baju seragam sendiri yang sangat kreatif, sehingga kian menguatkan citra diri mereka,” ungkap Gus Halim lebih lanjut.

Ia mengatakan, branding baik yang melekat pada pendamping desa akan memudahkan dalam membangun kenangan masyarakat desa.

Oleh karena itu, citra diri sangat diperkuat dengan terus meningkatkan manfaat pendamping desa termasuk mengawal dana desa.

“Untuk mengokohkan eksistensi pendamping desa, maka Dana Desa harus dirasakan kehadirannya oleh seluruh warga desa,” kata Gus Halim.

Hal yang dilakukan dengan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah, dengan membawa informasi singkat mengenai Dana Desa dan keterlibatan warga termasuk posisi APBDes dalam tahun berjalan.

“Targetnya membangun pemahaman yang sama terkait Dana Desa dan peran masyarakat terhadap pembangunan desa,” kata mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.