Cukup 5 Menit Setiap Hari, Aktivitas Fisik Ini Bantu Hidup Lebih Lama!

Penelitian menyebut aktivitas fisik sederhana jalan kaki 5 menit sehari dapat membantu hidup lebih lama/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik Penelitian menyebut aktivitas fisik sederhana jalan kaki 5 menit sehari dapat membantu hidup lebih lama/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Sebuah studi internasional belum lama ini menemukan bahwa melakukan aktivitas fisik sederhana hanya 5 menit setiap hari, dapat membantu jutaan orang hidup lebih lama, mencegah sekitar 1 dari 10 kematian.

Dilansir dari NY Post, studi ini berangkat dari fakta di Amerika Serikat (AS) yang saat ini semakin banyak warganya meninggal di usia muda.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menganalisis data dari hampir 95.000 orang di Inggris dan 40.000 orang lainnya di Norwegia, Swedia, dan AS, yang sebagian besar berusia 50-60an.

“Ada bukti jelas bahwa kurangnya gerakan sangat berdampak pada kesehatan. Kita perlu menjadi masyarakat yang lebih aktif secara umum. Mari kita mulai dengan tambahan lima menit setiap harinya,” ujar Dr. Theodore Strange, ketua departemen kedokteran di Rumah Sakit Universitas Staten Island.

Para peserta mengenakan pedometer untuk melacak tingkat aktivitas dan waktu yang dihabiskan untuk duduk, sementara angka kematian dari semua penyebab dipantau selama rata-rata delapan tahun.

Para peneliti menemukan bahwa menambahkan satu sesi jalan cepat selama lima menit setiap hari dikaitkan dengan pengurangan angka kematian sebesar 10% di kalangan populasi umum.

Di antara peserta yang paling tidak aktif, yang menurut para peneliti menghadapi risiko kematian lebih tinggi karena gaya hidup mereka yang kurang bergerak, angka kematian turun sebesar 6%.

“Anda sebaiknya melakukan ini sampai, mudah-mudahan, usia lanjut. Kita tidak boleh berhenti bergera. Ini adalah bagian penting dari menjaga kesehatan,” kata Strange, yang juga menjabat sebagai wakil kepala eksekutif dokter regional untuk Wilayah Barat di Northwell Health.

Berolahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah, jelasnya, mengantarkan nutrisi penting ke organ-organ seperti otak, jantung, hati, dan ginjal, serta membantu organ-organ tersebut bekerja lebih efisien.

Gerakan juga memicu pelepasan zat kimia yang memberikan perasaan nyaman seperti serotonin, endorfin, dan dopamin, yang bertindak sebagai penambah suasana hati alami, pereda nyeri, dan peredam stres.

Olahraga teratur memperkuat otot dan tulang, membantu mengatur kadar gula darah, dan juga menjaga berat badan tetap ideal.

Namun, apabila jalan cepat bukan kebiasaan anda, studi tersebut juga menemukan bahwa mengurangi waktu duduk sekitar 30 menit sehari dikaitkan dengan penurunan 7% dalam angka kematian dari semua penyebab.

“Jika itu berenan , bagus. Jika itu bersepeda, bagus. Jika itu berjalan kaki atau jogging, bagus. Jika Anda perlu menggunakan treadmill karena Anda lebih suka berada di rumah dengan TV menyala atau membaca buku, bagus. Tetapi Anda perlu melakukan sesuatu daripada hanya duduk di sofa, duduk di kursi dan tidak melakukan apa pun,” lanjut Strange.

Sebagai catatan, beberapa ahli kesehatan masyarakat menyebut duduk terlalu lama disebut sebagai merokok versi baru, dimana jika terlalu banyak menghabiskan waktu di sofa dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.