Jakarta, GPriority.co.id – Pada pagi Jumat (5/1) kemarin, terjadi kecelakaan di jalur Cicalengka – Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Insiden tabrakan ini antara KA Turangga dan KA lokal Bandung Raya (KA Baraya). Dampaknya, 4 orang tewas dan 28 lainnya mengalami luka-luka.
Insiden ini terjadi di wilayah Babakan DKA Cicalengka, sekitar 400 meter dari Stasiun Cicalengka. Diduga, dua kereta yang terlibat dalam insiden tersebut adalah KA Turangga dan KA lokal Baraya.
Dilansir melalui humaspolri.go.id Kombespol Ibrahim Tompo, Kepala Bidang Humas Polda Jabar, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.03 WIB, di mana KA Turangga dari Bandung ke Jakarta bertabrakan dengan KA lokal Baraya dari arah berlawanan.
“Untuk saat ini informasi korban yang ter-update sebanyak 28 korban luka kemudian yang meninggal ada 4 orang. Untuk korban luka dilarikan ke RSUD Cicalengka juga beberapa puskesmas,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo saat di lokasi kejadian, Jumat (5/1).
Keempat korban yang tewas melibatkan masinis, asisten masinis KA lokal Baraya, pramugara, dan security. Sebanyak 28 korban luka-luka telah dilarikan dan mendapat perawatan di RSUD Cicalengka dan beberapa puskesmas di sekitar lokasi insiden kejadian.
Data ini juga di kuatkan berdasarkan informasi dari Basarnas Bandung, Hery Marantika, kepala kantor SAR Bandung. Ia menegaskan hal ini menyatakan bahwa mereka sedang berusaha evakuasi dua korban lain yang masih berada di dalam gerbong.
Dalam evakuasi tersebut, Hery juga mengungkapkan kesulitan dalam melaksanakan evakuasi gerbong kereta. Kendala tersebut disebabkan oleh keterbatasan ruang di lokasi kecelakaan kereta dan banyaknya penonton dari masyarakat yang menyaksikan peristiwa tersebut.
“Kesulitannya ada pada medan yang sempit, tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan menjadi tantangan bagi kami, dan dampak dari benturan badan kereta yang tinggi,” ungkapnya.
Foto: Istimewa
