Galakan Pemuda Kaltara Anti Golput

Penulis : M. Hilal | Editor : Dimas A Putra | Foto : dprd.kaltaraprov

Jakarta, GPriority.co.id – Keterwakilan pemuda dalam pemilu 2024 kian membesar, dilansir melalui Centre of Strategic and International Studies atau CSIS bahwa tingkat populasi menjelang pemilu nanti terjadi perubahan demografi yang ditandai dengan membesarnya jumlah pemilih muda (generasi z dan milenial) yang berusia 17-39 tahun. CSIS memproyeksikan jumlah pemilih muda dalam pemilu nanti akan mendekati 60 persen dari total pemilih. Bila dikonversi jumlah pemilih muda bisa mendekati 114 juta orang.

Dari jumlah tersebut, tentunya suara pemuda sangat dominan yang dirasa mampu menjadi penentu terpilihnya para calon pemimpin negara hingga kepala daerah serta anggota legislatif. Hal ini menjadi sorotan bagi Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Utara, Andi Hamzah.

Dikatakan Andi, jika pemuda punya peran vital atas keberlangsungan sistem demokrasi dalam pemilu 2024 mendatang. Seperti, arah keberlangsungan negara kedepan serta kebijakan yang relevan sesuai dengan cita – cita Indonesia Emas tahun 2045.

Namun lebih dari itu, Andi juga mengajak kepada seluruh pemuda khususnya di Kaltara untuk siap bersuara dalam kontestasi pemilu 2024 yang tinggal menghitung bulan ini. Dia pun menggalakan untuk tidak menjadi pemuda apatis dengan tidak berkontribusi sebagai pemilih calon pemimpin di masa mendatang atau menjadi seorang Golongan Putih (Golput).

Yang terpenting, menurut Politisi Gerindra itu bahwa suara penting pemuda itu juga harus sejalan dengan realisasi program yang menjadi prioritas dalam mendukung aktivitas para pemuda. Seperti pembukaan lapangan kerja seluas – luasnya, pemberdayaan pemuda hingga program pemuda aktif dengan melibatkan pemuda di Kaltara.

Dengan ini, Andi mendukung penuh agar pemuda mampu aktif berperan dalam menentukan suara politiknya melalui pemilu 2024 atau menggalakan pemuda Kaltara anti Golput.