Gandeng Telkom, APKASI Terus Perluas Pijar Sekolah

Jakarta, Gpriority.co.id – APKASI bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia menghadirkan platform pembelajaran jarak jauh dan manajemen sekolah ‘Pijar Sekolah.’ Platform ini dipercaya sebagai jawaban atas kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan luas lebih dari 1,9 juta km², yang menciptakan tantangan dinamis pada ekosistem edukasi di Indonesia.

Dalam sesi diskusi Sosialisasi Platform Pembelajaran Jarak Jauh dan Manajemen Sekolah, ‘Pijar Sekolah,’ di acara Sosialisasi Membangun Kemitraan Pemerintah Daerah dan Kampus Melalui Program Dana Hibah Kedaireka 1-2 Triliun Tahun 2023 yang berlangsung di Auditorium Gedung D, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek dan Teknologi, Staf Ahli Apkasi Bidang Pendidikan Himmatul Hasanah mengatakan, Pijar Sekolah merupakan bentuk dukungan bagi daerah.

Diharapkan nantinya sekolah-sekolah yang ada di daerah dapat menggunakan platform Pijar Sekolah. APKASI sendiri memilih kerjasama dengan PT Telkom dikarenakan sebagai BUMN, PT Telkom dapat menjamin kerahasiaan data. Dengan begitu data itu nantinya terintegrasi dan dimiliki bangsa Indonesia sendiri. Ini penting mengingat kebocoran data masih dapat terjadi meski teknologi yang digunakan sudah muktahir.

Hingga kini berdasarkan data PT Telkom per Desember 2021, Pijar Sekolah telah diimplementasikan di lebih dari 25 sekolah termasuk sekolah di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) dengan total puluhan ribu siswa. Pijar Sekolah memiliki ribuan konten digital, mulai dari buku digital interaktif, buku digital, video pembelajaran, hingga laboratorium maya yang bisa dimanfaatkan semua siswa untuk mendukung pembelajaran di sekolah. Fitur lengkap Pijar Sekolah adalah Manajemen Sekolah, Ujian Sekolah Berbasis Aplikasi, Buku Digital, Latihan Soal, Bank Soal, Buku Digital Interaktif, Video Pembelajaran, Lab Maya, dan Absensi.

Selain Pijar Sekolah dan Pijar Belajar untuk siswa dasar menengah PT Telkom juga memiliki 5 subproduk dengan fokus dan target yang berbeda diantaranya, Pijar Kampus (perguruan tinggi), Pijar Mahir (masyarakat umum), dan Pijar Corpu (profesional). Pijar sendiri dihadirkan untuk menjadi solusi atas kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan luas lebih dari 1,9 juta km², yang menciptakan tantangan dinamis pada ekosistem edukasi di Indonesia. Diantaranya, mulai dari tidak meratanya kualitas pendidikan, ketidaksesuaian keahlian dengan permintaan lapangan kerja dan industri, hingga rumitnya proses administrasi di sekolah maupun kampus, mengakibatkan permasalahan di berbagai sektor pendidikan.

Pijar Sekolah juga dianggap platform tepat di tengah belum berakhirnya kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. (PS)

Related posts