Jakarta, GPriority.co.id – Kepala Otoritas Olahraga Thailand, Dr. Kongsak Yodmanee, mengonfirmasi bahwa F1 telah menandatangani nota kesepahaman dengan Thailand untuk menjadi tuan rumah Grand Prix pada tahun 2028, sebagaimana dilaporkan oleh media Thailand PPTV.
Balapan tersebut direncanakan sebagai sirkuit jalanan di distrik Chatuchak, Bangkok, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan lokasi lain di Bangkok dan provinsi Chonburi dianggap sebagai cadangan.
CEO F1 Stefano Domenicali telah memimpin negosiasi selama setahun terakhir dan baru-baru ini bertemu dengan PM Thailand Paetongtarn Shinawatra untuk membahas rute balapan, anggaran investasi, dan manfaat yang diharapkan, seperti dilansir dari BBC.
Paetongtarn memandang acara tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan infrastruktur, menarik wisatawan kelas atas, dan menciptakan lapangan kerja.
Sementara ESPN mencatat bahwa meskipun trek Thailand yang terakreditasi FIA di Buriram, fokusnya adalah membawa balapan tersebut ke ibu kota.
Jika disetujui, Bangkok akan bergabung dengan Singapura sebagai tuan rumah F1 kedua di Asia Tenggara. Thailand memiliki dua pembalap F1 dalam sejarah Alex Albon yang membalap di bawah bendera Thailand, dan Pangeran Birabongse, yang berkompetisi dari tahun 1950–1955.
Wilayah Grand Prix Thailand
Kabarnya, Grand Prix di Thailand akan dilaksanakan di wilayah Chatuchak. Namun selain Chatuchak, beberapa lokasi lain di Bangkok dan provinsi Chonburi juga dipertimbangkan sebagai cadangan. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan komitmen pemerintah Thailand terhadap penyelenggaraan balapan F1 di Thailand.
Foto : Dok. ET
