Gubernur Pramono Akui Banyak Jalan Jakarta Berlubang Akibat Hujan Lebat

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan jajaran/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui banyak ruas jalan di Ibu Kota mengalami kerusakan berupa lubang akibat banjir yang dipicu cuaca ekstrem.

Karena itu, ia mengimbau para pengendara, khususnya pemotor, untuk lebih berhati-hati saat berkendara. Pasalnya, banyak lubang di jalan yang tertutup genangan air sehingga berpotensi membahayakan keselamatan.

‎”Pemerintah Jakarta berkali-kali sudah menyampaikan untuk semuanya berhati-hati. Memang harus diakui karena curah hujan yang sangat tinggi, sekarang ini memang ada beberapa tempat berlubang. Saya berharap tidak ada yang sampai masuk (lubang) dan terjatuh,” kata Pramono dalam konferensi pers di Balairung, Balai Kota, Jakarta, Kamis (28/1).

Pramono menyampaikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan langkah-langkah preventif bersifat darurat untuk menangani jalan berlubang. Namun, perbaikan secara menyeluruh akan dilakukan setelah kondisi cuaca ekstrem mereda.

Meski demikian, politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu menegaskan bahwa perbaikan tetap dilakukan dalam waktu dekat, meski masih bersifat sementara, seperti penambalan jalan.

Ia juga mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, untuk segera melakukan penambalan pada jalan-jalan berlubang agar tidak menimbulkan korban.

‎”Karena kondisi curah hujan yang masih tinggi, pembangunan jalan itu menunggu sampai dengan curah hujan yang berkurang. Tetapi dibutuhkan, karena beberapa jalan sudah mulai berlubang, disetujui untuk segera melakukan perbaikan, menambal jalan-jalan yang ada. Nanti saya minta Pak Kadis Bina Marga,” ujar Pramono.

Sementara, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo menyatakan siap menjalankan instruksi DKI-1 terkait penambalan jalan berlubang yang amat membahayakan pengendara, meskipun sifatnya belum permanen.

‎”Memang saat ini perbaikan yang kami lakukan adalah perbaikan sementara. Ini di luar tol pak ya, itu akan kami lakukan. Ya tentunya perbaikan jalan (permanen) ini setelah cuaca membaik,” tutur Heru.

‎”Nanti begitu cuaca membaik, akan kami lakukan dengan penanganan permanen,” tambahnya.