Guru Sejarah Ini Banjir Pujian Usai Berikan Pelajaran Lewat Game ‘Assassin’s Creed’

Jakarta, GPriority.co.id – Seorang guru sejarah bernama Mr. Mahathey, banjir pujian di platform TikTok, usai memberikan materi pelajaran lewat game fiksi sejarah yang sangat populer, ‘Assassin’s Creed’. Ia diketahui membagikan materi sejarah Yunani kuno dengan memainkan game tersebut di kelas.

Game ‘Assassin’s Creed: Oddessey’, mengisahkan pertempuran Thermopylae, konflik utama Perang Yunani-Persia pada tahun 480 SM yang dipopulerkan kembali oleh Gerard Butler, alias Raja Leonidas, dan kelompok Spartan yang haus darah dalam film “300.”

Mahathey menampilkan pemandangan medan perang dalam konten video TikToknya, yang sudah ditonton lebih dari 2 juta kali. Dalam video tersebut, Mahathey juga menjelaskan peristiwa saat pasukan Yunani ditempatkan dan berencana untuk melumpuhkan pasukan Persia yang berjumlah besar dari Raja Xerxes.

Pemimpin Yunani tersebut berencana untuk terlibat dalam pertempuran di jalur mata air belerang yang terjal dan sempit, yang juga dikenal sebagai “gerbang panas” untuk menghentikan jumlah mereka yang sangat banyak.

Lebih lanjut, Mahathey diketahui merupakan seorang guru sejarah tingkat SMP. Dalam kolom komentar di video TikToknya, Mahathey banjir pujian karena dinilai menghidupkan kembali sejarah lewat cara yang menyenangkan.

“Saya akan 100 persen lebih memperhatikan jika guru saya melakukan ini,” ujar seorang pengguna TikTok.

“Beginilah seharusnya pengajaran dilakukan. Menciptakan gaya mengajar yang dapat dipahami dan dilibatkan oleh siswa,” tulis pengguna TikTok lainnya.

Game ‘Assassin’s Creed’ merupakan game yang memiliki tema periode sejarah seperti Renaisans, Kekaisaran Ottoman, dan Revolusi Amerika dan Perancis, serta banyak era lainnya. Game ini banyak disukai karena membantu meningkatkan nilai pengetahuan dan keduniawian para pemainnya.

“Saya ingat saya lulus ujian sejarah tentang Boston Tea Party di sekolah menengah setelah bermain AC3,” kenang salah satu penggemar game tersebut.

Penggemar lain mengatakan bahwa ia diberi pekerjaan rumah (PR) untuk memainkan game “Assassin’s Creed: Unity”, untuk lebih memahami Revolusi Perancis sebagai sumber pendidikan yang tidak lazim.

Pengguna TikTok lainnya berkomentar bahwa mereka akan lebih menyukai sejarah jika sejarah dipelajari lewat sebuah game, dibandingkan lewat buku.

Foto : Steam