Jakarta, GPriority.co.id – Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, berharap kedepannya bisa bekerjasama dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia.
Hal ini ia tuturkan dalam acara ‘Dialog Capres Bersama Kadin: Menuju Indonesia Emas 2045’, di The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta pada Kamis (11/1).
Dalam acara tersebut, Ganjar juga menginginkan adanya diskusi dan masukan-masukan terhadap program yang ia usung kedepannya.
“Pak Ganjar bilang, kita harus bekerjasama dan gotong-royong. Harus sat-set apalagi dalam dunia usaha. Fokus pak Ganjar tadi adalah ekonomi. Karena ujung dari ekonomi adalah lapangan pekerjaan,” ujar Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN), Arsjad Rasjid saat ditemui awak media.
Disisi lain, Arsjad mengatakan, bahwa kedepannya Ganjar memiliki visi-misi agar UMKM bisa naik kelas.
“Intinya beliau ingin bergotong-royong dengan semua peran ekonomi, dan beliau memastikan agar UMKM naik kelas. Beliau juga sudah memaparkan program yang sudah beliau lakukan di Jawa Tengah. Salah satu yang sangat berat menurut beliau adalah suku bunga. Waktu itu beliau mengupayakan dari 12 turun ke 6 persen. Bahkan secara nasional juga ia berhasil turunkan,” kata Arsjad.
Menurut Arsjad, Ganjar juga fokus terhadap usaha kecil (mikro) dan juga jumlah pengusaha, serta upaya agar para pengusaha dan UMKM ini bisa naik kelas. Ganjar ingin adanya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Terkait pajak, Arsjad menuturkan Ganjar berharap dengan adanya pajak, tidak akan mematikan para pengusaha, baik pengusaha besar maupun pengusaha kecil.
“Masalah pajak beliau mengatakan ini akan berkaitan dengan beberapa hal. Pertama, kepastian hukum. Data harus ada, simplifikasi dari perpajakan harus ada. Values (nilai) dari manusianya juga harus ada. Jadi kita harus bergotong-royong soal perpajakan. Tapi jangan sampai pajak ini mematikan para pengusaha. Bukan hanya pengusaha besar, tapi juga pengusaha mikro. Jadi semua harus seimbang,” ungkap Arsjad.
Foto : Nindya
