Hari Ini Kutim Launching Sigap Call Center 112

Kutai Timur,gpriority-Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk lebih proaktif dalam merespon permasalahan di tengah-tengah masyarakat nampaknya bukan isapan jempol belaka.Pasalnya pada Rabu, (22/12/2021), Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman meluncurkan call center 112 di Ruang Meranti, Sekretariat Kabupaten.

Nampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Dandim 0909/KTM Letkol CZI Heru Aprianto serta undangan lainnya saat peluncuran program.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengatakan, layanan call center 112 atau lebih dikenal dengan Kutim Sigap (siap dan tanggap) merupakan salah satu upaya dalam mempercepat pertolongan kepada masyarakat yang mengalami kondisi kedaruratan.

“Seperti kebakaran, kerusuhan, kecelakaan, bencana alam, penanganan masalah kesehatan, gangguan keamanan dan ketertiban umum atau keadaan darurat lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Ardiansyah mengatakan,Perkembangan teknologi informasi dan peningkatan pelayanan publik serta komunikasi kini semakin cepat. Sikap masyarakat juga semakin kritisnya terhadap berbagai pelaksanaan dan hasil pembangunan yang sedang dilaksanakan. Pada akhirnya mendorong Pemerintah Pusat dan daerah untuk melaksanakan pemerintahan secara efektif, efisien dan transparan.

“Walaupun terlambat (penerapan Call Center 112), namun ini masih sangat diperlukan dan sangat efektif untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Untuk melakukan panggilan dan mendapatkan akses bantuan saat keadaan gawat darurat,” ucap Ardiansyah.

Kepala Dinas Kominfo dan Perstik Kutim, Ery Mulyadi saat dihubungi via sambungan telepon pada Rabu (22/12/2021) menjelaskan bahwa penyediaan layanan darurat Call Center 112 dilandasi oleh peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112.” Kutim menjadi daerah keempat di Kalimantan Timur (Kaltim) yang sudah menerapkan layanan ini. Setelah Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan Kota Bontang,” jelas Ery Mulyadi.

“Saat ini Kabupaten Kutai Timur merupakan Kabupaten/kota termasuk dari 4 daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) yang sudah menerapkan layanan Call Center 112 setelah Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan Kota Bontang,” tambahnya.

Launching layanan kedaruratan 112 ini jadi bagian dari peningkatan aplikasi layanan pengaduan berbasis aplikasi. “Masyarakat tidak harus mengingat beberapa nomor untuk mendapat layanan darurat, seperti yang selama ini dilakukan. Layanan kedaruratan 112 merupakan nomor tunggal panggilan darurat (emergency call center) yang dapat menerima maupun mengirimkan permintaan pertolongan. Dari masyarakat yang membutuhkan penanganan secara cepat, tepat yang berkaitan dengan kejadian kecelakaan, bencana, kebakaran,gangguan binatang buas dan situasi lainnya,” kata Ery Mulyadi.

Lebih lanjut dikatakan Ery Mulyadi, terkait dengan operatornya adalah Dinas Kominfo. Oleh Diskominfo Perstik akan diteruskan kepada OPD yang terkait.

“Jadi untuk tahap awal ini ada 4 OPD yang terkait yakni Diskominfo Perstik, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, serta RSUD. Jadi ketika ada laporan ke 112 yang diterima oleh call center dari Diskominfo Perstik maka akan diteruskan ke OPD tersebut, sehingga langsung ditangani oleh OPD terkait,” kata Ery Mulyadi.

Selain Launching Call Center 112, Diskominfo Perstik Kutim juga meluncurkan Website PPID Pembantu yang akan diserah terimakan kepada 4 OPD. Diantaranya Inspektorat Wilayah Kabupaten (Itwilkab) Kutim, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Tak hanya itu dalam kesempatan tersebut Diskominfo Perstik Kutim juga menyerahkan koneksi jaringan internet melalui fiber optik kepada BKPP,Dinas Kesehatan,Disdukcapil,Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

” Harapannya agar mempermudah OPD terkait dalam menyediakan data-data informasi publik demi meningkatkan pelayanan informasi publik di pada masing- masing instansi,” jelas Ery Mulyadi.

Ery Mulyadi juga mengatakan bahwa dalam launching call center 112, Diskominfo Perstik Kutim juga menyerahkan sertifikat call center 112 dan piagam penghargaan dari Smart City.

Terkait dengan Smart City,Ery Mulyadi mengatakan bahwa akan melakukan inovasi di bidang lainnya terkait Smart City.(Hs.Foto.Kadiskominfo Perstik)