Jakarta, GPriority.co.id – Hyundai menyatakan tidak berencana menaikkan harga kendaraan mereka di Amerika Serikat (AS). Hal ini terkait masa kebijakan tarif impor Presiden Donald Trump.
Seperti dilansir Antara, Hyundai akan mempertahankan harga semua model kendaraannya di AS selama dua bulan ke depan.
Perusahaan menjalankan Program Jaminan Pelanggan hingga 2 Juni 2025 dalam upaya memberikan kelonggaran kepada pembeli mobil.
“Kami tahu konsumen tidak yakin tentang potensi kenaikan harga dan kami ingin memberi mereka stabilitas dalam beberapa bulan mendatang,” ujar CEO Hyundai José Muñoz dikutip, Minggu (6/4).
Mobil listrik dan hibrida Hyundai telah mencatatkan penjualan triwulanan yang luar biasa berkat penawaran sewa dan pembiayaan yang menarik.
Model kendaraan seperti SUV Ioniq 5 dan Ioniq 9 sudah dibuat di AS, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari luar negeri.
Terlepas dari powertrain-nya, di antara mobil-mobil yang dipasarkan di AS tidak ada yang 100 persen suku cadangnya buatan Amerika.
Mobil-mobil yang dibuat di AS pun menggunakan komponen yang berasal dari berbagai belahan dunia.
Mengingat upaya untuk melokalisasi produksi suku cadang dapat memakan waktu bertahun-tahun dan membutuhkan biaya besar, peningkatan tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden Trump dikhawatirkan memicu kenaikan harga kendaraan di Amerika Serikat.
Foto: GPriority
