IFRA Hybrid Expo 2021 Dongkrak Industri Waralaba Indonesia

Jakarta,Gpriority-Semakin melandainya kasus Covid-19 disertai Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di DKI Jakarta membuat event-event kembali digelar termasuk IFRA Hybrid Business Expo in conjunction with Indonesia Licensing Expo (ILE) 2021.

Sama seperti gelaran IIMS, IFRA Hybrid Expo 2021 juga diselenggarakan melalui konsep hybrid, penyelenggaraan offline pada 12-14 November 2021 di Jakarta Convention Center dan secara online mulai 12-30 November 2021 melalui platform  https://www.ifra-virtualexpo.com/.

“Kesuksesan IFRA 2020, menjadi pemantik optimisme kami untuk menggelar IFRA Hybrid Business Expo in Conjunction with ILE 2021 dengan menghubungkan ribuan pemilik bisnis, pengusaha, dan investor untuk terus berinovasi dan membangkitkan kembali berbagai industri waralaba dan lisensi serta ikut mengembangkan usaha melalui pasar lokal maupun global,“ ujar Raenita Pristiani Aktuariana selaku Project Manager IFRA Hybrid Business Expo 2021.

IFRA Hybrid Business Expo in Conjunction with Indonesia Licensing Expo (ILE) 2021 merupakan kolaborasi antara Dyandra Promosindo dengan Asosiasi Franchise (AFI) dan Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) untuk mendorong pemulihan pertumbuhan perekonomian nasional. Acara ini mendapatkan dukungan dari pemerintah dengan adanya tiga kementerian yang turut berpartisipasi dan memberikan sambutan pada acara pembukaan di hari pertama, yaitu Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Lebih lanjut Raenita Pristiani menambahkan tahun ini IFRA Hybrid Business Expo in Conjunction with ILE 2021 menargetkan 15.000 jumlah pengunjung dan transaksi Rp 500 miliar hingga akhir acara. Raenita optimis acara ini diminati oleh banyak pengunjung karena masyarakat umum yang tertarik untuk mencari bisnis baru atau peluang usaha baru di masa pandemi. Dimana sebelumnya, telah terjadi pemutusan kerja ataupun ibu-ibu rumah tangga ingin mendapatkan penghasilan tambahan.

Tahun ini pameran IFRA diikuti ± 150 perusahaan dari 250 brand dari berbagai bidang usaha yang ikut berpartisipasi dalam gelaran IFRA Hybrid Business Expo in Conjunction with ILE 2021. Seperti Food and Beverages, Automotive, Delivery Service, Digital Marketing, Fintech, Laundry and Services, Pharmacy, Property, Retail Mini Market, Tour and Travel, Education Center, Water Refill, Beauty Health and Spa, dan masih banyak lagi.

Menurut Susanty Widjaya selaku Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI), pada masa pandemi pelaku usaha terus berupaya untuk bertahan dan berinovasi serta mencari peluang usaha baru. Industri waralaba dan lisensi menjadi salah satu peluang usaha yang bisa dikembangkan untuk membantu pemerintah dalam percepatan ekonomi nasional, khususnya menaikkan konsumsi domestik di Indonesia. “IFRA Hybrid Business Expo in Conjunction with ILE 2021 diharapkan menjadi momentum bagi para pelaku usaha untuk bisa bangkit kembali di masa pandemi,” tambahnya.

Anang Sukandar selaku Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) menuturkan Indonesia merupakan negara yang mempunyai domestic consumption cukup besar, yang akan menciptakan domestic demand. Hal ini, akan mendorong orang untuk melalukan investasi sehingga roda perekonomian Indonesia berputar. “Pada kesempatan ini, usaha pada bidang food and beverages dan retail mulai berkembang dan akan bertahan karena bidang tersebut yang dibutuhkan sehari-hari oleh masyarakat. Diharapkan usaha tersebut menjadi usaha yang sustainable,” jelasnya.(Hs)

Related posts