Inggris Dukung Ekspansi Kampus ke Indonesia, Siap Sediakan 10.000 Beasiswa

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer melakukan pertemuan virtual, Sabtu (22/11)/Foto Situs Presiden RI Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer melakukan pertemuan virtual, Sabtu (22/11)/Foto Situs Presiden RI

Jakarta, GPriority.co.id – Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer menyatakan dukungan penuh terhadap rencana ekspansi kehadiran universitas-universitas terkemuka Inggris di Indonesia. 

Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah Inggris untuk menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan PM Starmer dalam pertemuan melalui konferensi video dengan Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (22/11), sebagaimana diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

“PM Starmer memberi perhatian terhadap rencana ekspansi kehadiran universitas-universitas terkemuka Inggris di Indonesia dan menyampaikan komitmen pemerintah Inggris untuk menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia,” ucap Teddy, dikutip Minggu (23/11).

Selain pendidikan, lanjut Teddy, kedua pemimpin juga membahas sektor maritim. Mereka sepakat memperkuat Maritime Partnership Program, yang mencakup kolaborasi keamanan laut, pertukaran informasi, serta peningkatan kapasitas penegakan hukum.

Prabowo dan PM Starmer turut membahas percepatan Economic Growth Partnership. Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia memperluas kolaborasi ekonomi yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan jangka panjang.

“Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap memperluas kolaborasi yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Teddy.

Teddy menambahkan, pertemuan virtual tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara sekaligus membuka jalan menuju peluncuran resmi Indonesia–UK Strategic Partnership pada awal tahun mendatang.