Ini Alasan Korlantas Merubah Warna Dasar Plat Nomor Kendaraan

Jakarta,Gpriority-Dalam siaran persnya secara tertulis pada Kamis siang (12/8/2021) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan merubah warna dasar plat nomor kendaraan dari hitam putih menjadi putih hitam.

Dijelaskan oleh Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Taslim Chairuddin, perubahan warna di plat nomor kendaraan ini untuk memudahkan pemantauan kamera CCTV. “ Ya, pada saat ini kepolisian tengah menerapkan sistem tilang elektronik. Sistem ini sendiri memerlukan bantuan CCTV, sayangnya pada saat uji coba kemarin, banyak sekali yang lolos dikarenakan nomor polisinya tidak terbaca. Untuk itulah kami melakukan perubahan warna pada plat nomor kendaraan,” jelas Taslim Chairuddin.

 Mengenai ide perubahan warna menjadi putih hitam, Taslim menjelaskan bahwa Korlantas mencontoh negara maju yang sudah terlebih dahulu menerapkan tilang elektronik.” Dalam tukar pendapat dengan kepolisian di negara tersebut, mereka berhasil menerapkan tilang elektronik karena menerapkan plat putih hitam. Tak hanya itu berkat adanya plat putih hitam, mereka berhasil menangkap aksi pencurian motor, mobil dan perampokan,” kata Taslim.

Saat ditanya kenapa harus putih hitam, Taslim menjelaskan sifat kamera itu menangkap warna hitam, kalau dasar hitam tulisan putih, pengidentifikasiannya agak masalah, ‘s’ bisa dibaca ‘5’ atau sebaliknya, demikian dengan ‘i’ dibaca ‘1’. “Jadi ketika warna dasar putih dan tulisan hitam maka yang dibaca langsung angka atau hurufnya,” tegasnya.

Taslim juga mengatakan untuk memperkuat aturan yang akan diterapkan pada tahun depan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah membuat peraturan kepolisian nomor 7 tahun 2021 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.(Hs.Foto.dok.Korlantas)

Jakarta,Gpriority-Dalam siaran persnya secara tertulis pada Kamis siang (12/8/2021) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan merubah warna dasar plat nomor kendaraan dari hitam putih menjadi putih hitam.

Dijelaskan oleh Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Taslim Chairuddin, perubahan warna di plat nomor kendaraan ini untuk memudahkan pemantauan kamera CCTV. “ Ya, pada saat ini kepolisian tengah menerapkan sistem tilang elektronik. Sistem ini sendiri memerlukan bantuan CCTV, sayangnya pada saat uji coba kemarin, banyak sekali yang lolos dikarenakan nomor polisinya tidak terbaca. Untuk itulah kami melakukan perubahan warna pada plat nomor kendaraan,” jelas Taslim Chairuddin.

 Mengenai ide perubahan warna menjadi putih hitam, Taslim menjelaskan bahwa Korlantas mencontoh negara maju yang sudah terlebih dahulu menerapkan tilang elektronik.” Dalam tukar pendapat dengan kepolisian di negara tersebut, mereka berhasil menerapkan tilang elektronik karena menerapkan plat putih hitam. Tak hanya itu berkat adanya plat putih hitam, mereka berhasil menangkap aksi pencurian motor, mobil dan perampokan,” kata Taslim.

Saat ditanya kenapa harus putih hitam, Taslim menjelaskan sifat kamera itu menangkap warna hitam, kalau dasar hitam tulisan putih, pengidentifikasiannya agak masalah, ‘s’ bisa dibaca ‘5’ atau sebaliknya, demikian dengan ‘i’ dibaca ‘1’. “Jadi ketika warna dasar putih dan tulisan hitam maka yang dibaca langsung angka atau hurufnya,” tegasnya.

Taslim juga mengatakan untuk memperkuat aturan yang akan diterapkan pada tahun depan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah membuat peraturan kepolisian nomor 7 tahun 2021 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.(Hs.Foto.dok.Korlantas)


Related posts