Ini Peran Tersangka MIA dan AL dalam Tindak Pidana Judi Online Website H5 GF777

Jakarta, GPriority.co.id – Direktur Tindak Bidana Cyber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, paparkan peran setiap tersangka dalam Tindak Pidana Perjudian Online website H5 GF777, pada Senin (20/1) sore tadi di Lobby Utama Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Dalam Konferensi Pers, Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri mengatakan, praktek perjudian online dengan website H5 GF777 telah ditetapkan 2 tersangka dengan inisial MIA dan inisial AL

Dijelaskan, tersangka AL telah ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya terkait kasus perjudian online dengan website Sule 99 sejak tanggal 13 November 2024 lalu. Setelah ditelusuri, kata Direktur Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri bahwa website H5 GF777 terafiliasi dengan website Sule 99.

“Jadi Website H5 GF777 terafiliasi dengan website Sule 99, ” ungkapnya

Peran Resangka AL dan Tersangka MIA

Peran tersangka AL diketahui sebagai direktur dari PT.GMM, Giat Melangkah Maju. Yang mana perusahaan tersebut digunakan sebagai merchant untuk website perjudian online H5 GF777 sebagai metode deposit untuk bermain judi online.

Dari penelusuran Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri, diamankan satu unit handphone dan satu buah kartu NPWP atas nama AL sebagai barang bukti.

Kemudian untuk tersangka MIA, telah ditahan di Rutan Baeskrim Polri sejak tanggal 17 Desember 2024 dan dari tersangka MIA juga diamankan satu unit handphone sebagai barang bukti.

Adapun peran tersangka MIA sebagai direktur dari PT. TDL, teknologi 88, yang mana perusahaan tersebut digunakan sebagai merchant untuk website perjudian online H5 GF777 sebagai metode deposit untuk bermain judi online.

Dalam kasus ini, Direkorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri berhasil melakukan pembekuan dan penyitaan terhadap enam penyedia jasa pembayaran, diantaranya :

  1. PT. Triusaha Berkat atau Lingku senilai Rp3.780.187.000,
  2. PT. Durian Pay Indonesia senilai Rp27.233.102.000,
  3. PT. MC Payment atau I4T senilai Rp5.012.713.462,
  4. PT OYE Indonesia senilai Rp791.191.139,
  5. PT. Payhere Nusantara Internasional senilai Rp987.746.480,
  6. PT.CTXG Indonesia sejumlah Rp9.240.552.917.

Total yang telah dibekukan dan disita dari website judi online H5 GF777 sejumlah Rp47.45.492.998.(*)

Foto : Jojie Matitaputty