Kalimantan Timur, GPriority.co.id – Pesta adat dan budaya Lom Plai diselenggarakan dalam rangka ritual setelah panen padi yang dilakukan suku Dayak Wehea. Ritual ini digelar sebagai bentuk syukur masyarakat suku Dayak Wehea kepada Tuhan atas panen yang melimpah, kemakmuran, dan kesejahteraan bagi masyarakat. Rangkaian festival adat dan budaya ini rencananya akan digelar mulai dari 18 Maret hingga 23 April 2024.
Pesta adat dan budaya Lom Plai dikenal memiliki rangkaian acara yang sangat panjang mulai dari pembukaan, hingga penutupannya. Berdasarkan informasi dari pemerintah Kutai Timur, berikut ini rangkaian lengkap acara pesta adat dan budaya Lom Plai Kutai Timur 2024.
• 15-28 Maret 2024
- Ngesea Egung (pemukulan Gong oleh keturunan raja)
- Laq Pesyai
- Naq Pesyai Duq Min
- Naq Pesyai Wet Min
- Ngelwung Pan
- Naq Unding
- Ndie M’nan
• 19 dan 20 April 2024
- Naq Jengea
- Embob Jengea
• 22 dan 24 April 2024
- Ngeldung
- Embos Epaq Plai
Untuk jadwal kegiatan sebelum puncak acara Lom Plai tahun 2024, adalah sebagai berikut :
• Sabtu, 13 April 2024
- Lomba permainan rakyat (pukul 16.00-selesai)
- Lomba tari kreasi (pukul 19.00-selesai)
• Minggu, 14 April 2024
- Lomba permainan rakyat (pukul 16.00-selesai)
- Lomba tari kreasi (pukul 16.00-selesai)
• Senin, 15 April 2024
- Lomba permainan rakyat (pukul 16.00-selesai)
- Lomba N’luie kategori anak-anak dan remaja (pukul 19.00-selesai)
• Selasa, 16 April 2024
- Lomba permainan rakyat (pukul 16.00-selesai)
- Lomba N’luie kategori dewasa (pukul 19.00-selesai)
• Rabu, 17 April 2024
- Lomba permainan rakyat (pukul 16.00-selesai)
- Lomba sape (pukul 19.00-selesai)
• Kamis, 18 April 2024
- Pentas kebudayaan menghadirkan guest star seniman sape (pukul 19.00-selesai)
Untuk jadwal kegiatan puncak acara Lom Plai tahun 2024, adalah sebagai berikut :
• Jumat, 19 April 2024
- Memalu gong
- Menghias kampung (membentangkan janur sepanjang jalan di kampung)
- Persiapan sebelum tarian bersama
- Tarian bersama
• Sabtu, 20 April 2024
- Pawai kebudayaan (pawai dari hulu kampung ke hilir)
- Penyambutan tamu (berada di lapangan voli)
- Menjamu tamu (masing-masing di rumah)
- Menuju pinggir sungai (Melihat pertunjukkan di Sungai seperti: tarian di atas rakit, seksiang, dan lomba dayung perahu, sementara di kampung melakukan pembersihan kampung atau Embos Min).
- Melihat upacara adat ‘Mensaq Pang Tung Eleang’ yang dilaksanakan di rumah adat atau Eweang
- Istirahat makan siang (Siram-siraman dan pemberian arang di wajah)
- Kesenian di lapangan (Sambutan-sambutan, tari kreasi oleh pemenang perlombaan, pembagian hadiah, tarian kolosal, ritual hedoq, menari hedoq).
Foto : Berita Kutim
