Sarolangun, GPriority.co.id – Potret memprihatinkan dunia pendidikan terjadi di Desa Bukit Berantai. Sejumlah siswa SD Negeri 157 Bukit Berantai terpaksa berenang menyeberangi sungai demi tetap bisa berangkat sekolah setelah jembatan gantung utama di wilayah tersebut putus akibat banjir bandang.
Berdasarkan laporan Kompas, jembatan penghubung di atas Sungai Narso dilaporkan rusak parah sejak Minggu (26/4) lalu setelah debit air meningkat tajam akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Batang Asai. Putusnya jembatan membuat akses utama warga, termasuk para pelajar, lumpuh total.
Video dan foto para siswa yang berenang sambil membawa tas sekolah di atas kepala pun viral di media sosial. Kondisi tersebut memicu keprihatinan publik karena anak-anak usia sekolah dasar harus mempertaruhkan keselamatan mereka setiap hari demi mendapatkan akses pendidikan.
Warga setempat menyebut tidak ada jalur alternatif lain yang bisa digunakan untuk menuju sekolah. Akibatnya, sebagian siswa memilih tetap menyeberangi sungai meski arus cukup deras dan kedalaman air dinilai berbahaya, terutama saat hujan turun.
“Kami khawatir setiap hari. Tapi kalau tidak menyeberang, anak-anak tidak bisa sekolah,” ujar salah satu orang tua.
Selain membahayakan keselamatan siswa, kerusakan jembatan juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat desa. Warga kesulitan membawa hasil kebun maupun mendapatkan akses menuju pusat kecamatan karena jembatan gantung tersebut menjadi jalur utama penghubung antarwilayah.
Pemerintah daerah disebut telah meninjau lokasi jembatan putus dan berjanji segera melakukan penanganan darurat. Namun hingga kini, warga masih berharap adanya pembangunan jembatan sementara agar aktivitas masyarakat dan pendidikan dapat kembali berjalan normal.
Peristiwa di Sarolangun juga kembali memunculkan sorotan terhadap pentingnya pembangunan infrastruktur di wilayah rawan bencana. Banyak pihak mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk bergerak cepat agar tidak terjadi korban jiwa akibat kondisi tersebut.
Di tengah keterbatasan, semangat para siswa SD di Bukit Berantai untuk tetap belajar menuai simpati luas dari masyarakat. Banyak warganet menyebut perjuangan mereka sebagai potret nyata besarnya tekad anak-anak Indonesia demi mendapatkan pendidikan.
