Jubir Kemlu Angkat Bicara Soal Pembunuhan Diplomat Zetro Leonardo

Yvonne Mewengkang & Vahd Nabyl saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/9). Foto:(GPriority/Rizqi Juned) Yvonne Mewengkang & Vahd Nabyl saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/9). Foto:(GPriority/Rizqi Juned)

Jakarta, GPriority.co.id – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vahd Nabyl Mulachela memberikan pernyataan terkait kasus pembunuhan diplomat RI di Peru, Zetro Leonardo Purba.

Saat bertemu awak media, Nabyl menjelaskan bahwa Kemlu masih menunggu hasil investigasi dari pihak Kepolisian Peru untuk mengetahui motif di balik insiden tersebut.

“Kita masih menunggu agar Kepolisian Peru memberikan informasi resmi kepada KBRI Lima,” ujar Nabyl. 

Ia menambahkan, Kemlu akan memberikan waktu kepada pihak Kepolisian dan Kementerian Luar Negeri Peru untuk menyampaikan hasil investigasi secara komprehensif, yang nantinya akan diserahkan kepada KBRI Lima.

Sebelumnya, pada Senin (15/9), Kepolisian Peru melalui akun media sosial X menginformasikan bahwa mereka telah menangkap lima terduga pembunuh diplomat RI, Zetro Leonardo Purba.

Kelimanya diduga berasal dari geng kriminal bernama ‘Los Maleantes del Cono’ setelah dilakukannya operasi intelijen.

Dalam unggahan di media sosial tersebut, terlihat wajah para terduga pembunuh Zetro, beserta sejumlah barang bukti termasuk pistol yang disita oleh pihak Kepolisian Peru.

Namun, hingga saat ini, Kepolisian Peru belum mengungkap secara rinci motif di balik pembunuhan tersebut. Pihak kepolisian pun tidak menampik adanya dugaan pembunuhan bayaran dalam kasus ini.

Pewarta: Rizqi Juned 
Editor: Dimas A PutraÂ