Kankemenag Jalin Kerjasama dengan PWI Aceh Barat

Penulis : Zulfitra | Editor : Lina F | Foto : Istimewa

Aceh, GPriority.co.id – Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Barat menjalin kerjasama guna menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kerjasama itu diperkuat dalam nota kesepahaman atau penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU), yang dilaksanakan di aula sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Meulaboh, Rabu (6/9).

Kepala Kankemenag Aceh Barat, Samsul Bahri mengatakan, melalui MOU ini pihaknya mengaku berkomitmen akan menyediakan akses yang berkaitan dengan pembelajaran jurnalistik bagi segenap siswa maupun guru yang berada di lingkungan Kantor Kementrian Agama setempat.

“Kami meyakini dari adanya kerja keras wartawan dalam mengabarkan informasi berintegritas dapat memberikan edukasi jitu bagi seluruh element masyarakat. Dan kami percaya kerjasama ini akan membawa dampak pengetahuan yang baik, khususnya terkait ilmu jurnalistik,” kata Samsul Bahri.

Ia berharap melalui kerjasama yang telah disepakati bersama itu nantinya bisa menjadikan suatu landasan fundamental dan kuat dalam kolaborasi sejak dini hingga mendatang.

“Kami sangat bersemangat bekerjasama agar dapat memberikan kontribusi positif lebih besar terhadap masyarakat umum, Aceh Barat khususnya, kami berharap ini akan terealisasi segera,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Aceh Barat, Sa’dul Bahri mengatakan, sejauh ini jalinan kerjasama terkait kualitas SDM bidang jurnalistik di Aceh Barat baru berlanjut dengan satu instansi, yakni Kankemenag kabupaten setempat, dan diperkuat melalui MoU.

“Kedepan kita perkuat bersama silaturahmi guna menunjang kerjasama ini dengan tempo lama selagi bermanfaat bagi masyarakat umum,” katanya.

Menurutnya, pengenalan pendidikan jurnalistik tersebut nantinya fokus tertuju kepada setiap siswa Madrasah Aliyah dan guru upaya pemberian pendidikan dalam menguasai banyak hal tentang jurnalistik, seperti menyusun reportase, menulis berita, feature, artikel, dan fotografi.

“Tentunya ini akan sangat berguna bagi setiap para peserta nantinya, karena selain bisa menguasai ilmu jurnalistik juga dapat menilai mana berita fakta dan mana berita hoax atau bohong. Terimakasih Kankemenag atas kerjasama ini,” ujarnya.