Karangasem Kibarkan Bendera HUT RI Tanpa Paskibraka

Kabupaten Karangasem, Bali tidak akan melibatkan paskibraka saat upacara HUT RI ke-76. Hal tersebut dikarenakan Covid-19 yang belum mereda.

Kepala Sekretariat Satgas Penanggulangan Covid-19 Karangasem I Ketut Sedana Merta, mengatakan pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI ini mengacu pada amanat Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 0031/4297/SJ tentang Pedoman Teknis Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan RI.

Dalam surat edaran itu tertulis maksimal hanya 30 orang saja yang diizinkan mengikuti HUT Kemerdekaan RI.

“Kami hanya melibatkan 30 orang, usai peringatan bergeser ke Aula Nawa Satya mengikuti HUT di Istana Merdeka secara virtual,” kata Ketut Sedana Merta, Jumat (13/08/2021). 

Nantinya ketika upacara kemerdekaan berlangsung hanya melibatkan Bupati Karangasem I Gede Dana, Wakil Bupati I Wayan Arta Dipa, Ketua PN Amlapura I Wayan Suarta, Kajari Karangasem Aji Kalbu Pribadi, Kapolres Karangasem AKBP Ricko AA Taruna, Asisten I I Wayan Purna, dan pejabat lainnya.

“Susunan acara masih menunggu informasi dari Biro Tapem Setprov Bali,” jelas Ketut Sedana Merta, mantan Kepala Bappeda Karangasem dan Kadis PUPR Karangasem ini.

Meskipun upacara tidak melibatkan paskibraka, namun Karangasem tetap melibatkan 3 siswa yang sudah dilatih dan bertugas sebagai pengibar bendera

“Kami hanya mempersiapkan tiga siswa latihan mengibarkan bendera. Latihan di halaman Kantor Bupati Karangasem,” tutur Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Karangasem, Wayan Putu Susila, seizin Kadisdikpora I Gusti Ngurah Kartika.

Sebelumnya ada sebanyak 21 siswa SMA/SMK yang terpilih menjadi anggota Paskibraka Karangasem. Namun dikarenakan adanya PPKM Level 4, para paskibraka tersebut belum diizinkan berlatih oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 Karangasem. (dwi.foto.dok.istimewa)

Related posts