KEMENPERIN Beri Dukungan Program Minyak Kita, Upaya Stabilisasi Harga Minyak Goreng

                Di awal tahun ini, para Ibu rumah tangga menjerit, pasang status di sosmed, katanya “Emak Pusing di Dapur!” akibat harga minyak goreng kemahalan. Lantas bagaimana tindak pemerintah dalam menanggapi hal ini? Memang benar, harga sembako mengalami kenaikan menjelang natal dan tahun baru 2022. Banyak pihak yang merugi termasuk pengusaha makanan yang cepat putar otak.

            Pemerintah pun meluncurkan program MinyakKita, yang dikhususkan bagi para masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Ini guna sebagai perhatian mereka terhadap kesejahteraan hidup. Dalam mewujudkan program ini, telah disediakan minyak goreng kemasan sederhana sebanyak 11 juta liter melalui operasi pasar dan ritel modern. Dimulai dari bulan November lalu. Harga sekitar Rp14.000 per/liter. MinyakKita disediakan selama 6 bulan ke depan, dapat diperpanjang apabila dibutuhkan.

            Kemenperin pun memberi dukungan penuh pada program MinyakKita. Mereka mengoptimalkan kualitas dari minyak goreng tersebut, sehingga layak digunakan pada masyarakat. Selain itu, Kemenperin pun terus berupaya menjaga produktivitas industri MGS (Minyak Goreng Sawit) agar selalu terpenuhi. Diawasi pula pendistribusiannya, jangan sampai salah tujuan. MinyakKita sudah mendapatkan sertifikasi SNI, yang dengan cepat diberikan oleh Kemenperin. MinyakKita melibatkan sebanyak 70 industri MGS dengan didukung sekitar 200 packer.

            Ini semua wujud ketanggapan pemerintah dalam mencari solusi di tengah keresahan para masyarakat. Jangan sampai, di tengah pandemi yang masih berlanjut ini, masyarakat harus diberi beban lagi terkait kenaikan harga. Semoga saja, program MinyakKita adalah solusi terbaik dan mampu bermanfaat bagi para masyarakat.

Related posts