Jakarta, GPriority.co.id – Konflik Iran-Israel terus memuncak saat Iran menyatakan penolakan gencatan senjata dengan Israel.
Melalui komunikasi dengan pihak mediator Qatar dan Oman, Pemerintah Iran menegaskan enggan membukan diskusi untuk berdamai, selama masih ada di bawah tekanan militer.
Disampaikan oleh seorang pejabat Iran yang mengetahui proses diplomatik, dirinya membantah laporan yang menyebut jika Iran meminta bantuan Qatar dan Oman untuk melibatkan Amerika Serikat (AS), dalam proses mediasi.
Sebelumnya, Israel melakukan penyerangan terhadap fasilitas militer dan nuklir milik Iran. Bahkan setelahnya Israel secara tegas mengatakan akan terus melakukan penyerangan yang lebih dahsyat.
Membalas tindakan tersebut, Iran siap melakukan penyerangan kembali yang lebih pahit untuk Israel, dan mengklaim jika serangan Israel memicu masalah yang lebih besar antara keduanya.
Akibatnya, upaya mediasi yang sebelumnya telah dilakukan oleh Qatar dan Oman termasuk pembicaraan terkait nuklir dan pertukaran tahanan menjadi terhambat, dipicu oleh situasi konflik Iran-Israel yang kian memburuk.
Terbaru, kini Iran mengejutkan dunia usai meruntuhkan tiga jet tempur siluman F-35 sekaligus yang merupakan milik Israel, hanya dalam waktu tiga hari.
Menggunakan sistem radar tiruan, Iran berhasil mengecohkan pertahanan Israel. Iran kemudian menyerang kembali dengan rudah canggih bernama Bavar-373. Uniknya, rudal tersebut merujuk pada angka abjad dari nama Nabi Muhammad SAW.
Saking canggihnya, rudal tersebut mampu mendeteksi dan menjatuhkan F-35 milik Israel dari udara. Hal ini menjadikan Iran sebagai negara pertama yang berhasil menumbangkan F-35.
Padahal, Jet F-35 merupakan jet siluman paling canggih milik AS, dan dibanggakan oleh Angkatan Udara Israel. Pesawat tersebut memiliki desain yang dapat menghindari radar. Bahkan sebelumnya telah digunakan Israel saat perang dengan Palestina, Afghanistan, hingga Yaman.
Pencapaian Iran yang berhasil menumbangkan Jet F-35 juga memperkuat posisi militernya di dunia, bukan hanya meluluhlantahkan kekuatan udara yang dimiliki Israel.
Foto : Ilustrasi/Dok. Al Arabiya
