Kurangi Kemacetan, Taksi Air Beroperasi di Bali Akhir 2025

Kurangi Kemacetan, Taksi Air Beroperasi di Bali Akhir 2025 Kurangi Kemacetan, Taksi Air Beroperasi di Bali Akhir 2025

Jakarta, GPriority.co.id – Wakil Menteri Perhubungan Indonesia Suntana, mengonfirmasi bahwa layanan taksi air (water taxi) akan beroperasi di Bali pada akhir 2025.

Nantinya taksi air ini akan menghubungkan bandara Bali dengan resor pantai populer seperti Seminyak dan Uluwatu, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Adapun layanan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan menawarkan alternatif yang lebih cepat bagi wisatawan, yaitu 35–40 menit, dibandingkan waktu tempuh jalan raya di Bali saat ini.

Layanan ini akan menggunakan perahu bermotor, dengan uji coba yang telah dilakukan menggunakan perahu jukung tradisional. Program ini didukung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan pilihan transportasi umum di wilayah tersebut.

Layanan taksi laut lainnya, seperti GoBoat dan Bali Marine Water Taxi, saat ini dilaporkan sudah beroperasi dan membantu wisatawan menghindari kemacetan. Taksi laut tersebut bahkan sudah terhubung ke berbagai bagian pulau, seperti Benoa, Serangan, dan Pedungan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan sistem transportasi Bali, sehingga lebih nyaman bagi pengunjung sekaligus mengurangi kemacetan jalan.

Seaplane Juga Akan Dioperasikan

Selain taksi air, pemerintah saat ini juga sedang mengeksplorasi berbagai opsi transportasi lain untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah Bali di destinasi wisata utama, salah satunya yaitu seaplane.

Seaplane atau pesawat amfibi kabarnya akan dioperasikan di beberapa lokasi strategis seperti Bali, Labuan Bajo, serta Sumba. Selain untuk mempercepat akses ke destinasi wisata prioritas, langkah tersebut juga dilakukan untuk mendukung pertumbuhan industri pariwisata berbasis kelautan atau marine tourism di tanah air.

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. ANTARA