LAKSMA TNI SURADI AGUNG SLAMET RAIH GELAR DOKTOR, DENGAN PREDIKAT CUM LAUDE

Jakarta,Gpriority-Berhasil mempertahankan ujian desertasi S3 dengan Judul : Efektifitas Badan Keamanan Laut dalam Melaksanakan Fungsi Hukum di Perairan laut Indonesia , Laksma TNI Suradi Agung Slamet yang sebelumnya telah mendapat titel sarjana S.Sos, ST dan MM,resmi menyandang gelarDoktor (Dr) dengan predikat Cum Laude dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Sidang terbuka yang di gelar di Gedung Serbaguna Zamhir Islamie IPDN (15/01) Cilandak Timur, Jakarta diihadiri oleh Keluarga besar, serta tokoh-tokoh penting salah satunya Kepala Biro Perencanaan Laksma BAKAMLA RI Eko Jokowiyono serta dari berbagai kalangan.

Didepan tim penguji dan promotor serta hadirin yang antusias menyimak prosesi ujian terbuka, Suradi diberi kesempatan 30 menit untuk memaparkan hasil desertasinya.

“Studi yang saya ambil sesuai dengan bidang dan pengalaman saya,  tentunya ini juga merupakan bidang kajian dimana agar kita tau seberapa efektifitasnya Badan Keamanan Laut dalam melaksanakan fungsi hukum di Perarian laut Indonesia, dan saya ucapkan Alhamdulillah dengan perjuangan yang luar biasa  dan dukungan dari semua pihak, saya bisa menyelesaikan desertasi ini” Ujar Laksma TNI Suradi.

Berbagai pertanyaan dilontarkan dari para penguji, seperti isu yang hangat saat ini terkait Kapal China yang berada di laut perairan Natuna. Saat di temui selepas acara Suradi selaku mantan Kepala Biro Umum Bakamla RI memberikan pendapat terkait Natuna dan fungsi BAKAMLA RI, Suradi Menuturkan “Bicara dalam konteks akademis, sesuai dengan apa yang saya paparkan tadi, kedepannya supaya kita lebih di perhitungkan,kita harus mempunyai alutsista yang bisa disegani dengan negara tetangga, karena kita tahu pada tahun 2018 dibatasi oleh ketersediaan anggaran, dan manajamen sarana prasarana kedepan BAKAMLA harus ditinggakatkan supaya bisa menjadileading sector penegakan fungsi hukum di perairan laut Indonesia”.

Ia berharap juga dengan hasil disertasinya ini mampu menjadi referensi bagi para pengambil keputusan maupun para praktisi, terkait keamanan laut di Indonesia. (Sof)

 

 

 

 

 

 

 

 

Related posts