Lampaui Target Realisasi, MPP Morowali Tak Henti Berinovasi

Lampaui Target Realisasi, MPP Morowali Tak Henti Berinovasi Lampaui Target Realisasi, MPP Morowali Tak Henti Berinovasi

Bungku, GPriority.co.id – MPP Morowali atau Mal Pelayanan publik Morowali, menjadi salah satu program prioritas dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP) Kabupaten Morowali.

Dijelaskan oleh Kepala DPMPTSP Morowali, Nukrah, S.T., M.Si., MPP merupakan suatu terobosan untuk mewujudkan satu sistem pelayanan yang lebih terpadu dalam satu pintu secara nasional, dan diimbau oleh DPMPTSP di seluruh kabupaten se-Indonesia.

“Kalau MPP Morowali itu peresmiannya di 1 Juni 2023 kemarin. Tujuannya adalah untuk memberikan layanan yang lebih terpadu, lebih efisien, transparan, dan lebih nyaman bagi para pelaku usaha. Disini ada 27 gerai OPD yang mempunyai perjanjian kerja sama dengan DPMPTSP,” jelas Nukrah saat ditemui langsung oleh tim GPriority.

Namun Nukrah menambahkan, dari 27 gerai tersebut, akan ada penambahan 3 gerai di tahun ini. Adapun ke-27 gerai tersebut memberikan 78 jenis pelayanan. Untuk menguatkan pelayanan, di tahun 2023, Nukrah meluncurkan proyek perubahan PLAT EMAS.

“PLAT EMAS itu singkatan dari penyelenggaraan layanan terpadu, edukatif, dan masif. Jadi lebih menguatkan apa yang kami laksanakan, apa yang kami upayakan di DPMPTSP, di MPP khususnya, kami kuatkan dengan ini karena selain tujuan lebih efisien, lebih mudah dan lebih nyaman bagi para pelaku usaha atau pemohon-pemohon yang datang, kita juga lebih mengutamakan edukasi dan masif. Karena kita tahu bahwa sekarang regulasi yang berlaku banyak belum dipahami oleh para pelaku usaha ataupun para pemohon yang datang ini,” jelasnya lebih lanjut.

Hebatnya, dari target realisasi sebesar Rp115 triliun di tahun 2024, MPP Morowali dapat merealisasikan sebesar Rp117 triliun. Kendati demikian, Nukrah mengatakan jika pihaknya tidak akan berhenti melakukan inovasi.

“Walaupun memang kemarin kita sudah mencapai target realisasi yang sudah signifikan dari yang sebelum-sebelumnya, tetapi kami masih tetap berupaya, berinovasi untuk lebih meningkatkan ke depannya dengan mengingat Morowali adalah sasaran utama para investor yang datang di daerah Sulawesi Tengah,” Nukrah menambahkan.

Target selanjutnya, DPMPTSP Morowali akan memperkuat regulasi kembali, menambah perjanjian kerja sama dengan beberapa OPD, vertikal, maupun BUMD yang belum masuk, serta berupaya melakukan layanan dengan tidak berangkat sendiri-sendiri secara manual. Salah satunya dengan meluncurkan MPP Mobile, agar dapat memudahkan masyarakat yang tempat tinggalnya jauh.

“Harapan kami ke depan, dapat lebih meningkatkan inovasi kami dalam pelayanan kepada masyarakat, serta mencapai tujuan kami untuk peningkatan investasi sejalan dengan visi-misi Bupati kami di Kabupaten Morowali,” harap Nukrah.

Foto : GPriority/Rizky Dimuharram