M.Lutfi:2021 Ekonomi Indonesia Telah Tumbuh 7,07%

Jakarta,Gpriority- Di masa pandemi Covid-19 yang disertai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di beberapa kabupaten/kota di Indonesia membuat masyarakat bertanya-tanya bagaimana kondisi perekonomian Indonesia?

Guna menjawab pertanyaan tersebut, pada Kamis siang (5/8/2021), Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar Dialog Ekonomi bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Saat membuka acara, Mendag M.Lutfi menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia di tahun 2020 mengalami kontraksi atau penurunan sebesar -2,07 %. Kontraksi berlanjut pada quartal pertama tahun 2021 yakni 0,74%. Namun di quartal ke-2, kontraksi tidak berlanjut karena perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 7,07%.

Menurut  Mendag M.Lutfi, pertumbuhan ini bisa terjadi karena konsumsi rumah tangga mengalami kenaikan pada quartal ke-2  2021 yakni 57,23%. Untuk itulah Mendag M.Lutfi meminta agar daya beli masyarakat ini terus dijaga sehingga pertumbuhan ekonomi nasional terus tumbuh.

Selain konsumsi rumah tangga, pertumbuhan juga terjadi pada komponen ekspor dan impor. Berdasarkan data yang dihimpun Kemendag, ekspor barang dan jasa naik 31,78% sementara impor barang dan jasa juga naik 31,22%.” Patut diapreasi pertumbuhan yang sangat drastis ini mengingat pada quartal pertama tahun 2021, ekspor barang dan jasa hanya tumbuh 7,03 % dan impor barang dan jasa hanya tumbuh 5,46%,” jelas Mendag M.Lutfi.

Mendag M.Lutfi dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa di quartal ke dua ini, kinerja sektor perdagangan tumbuh positif 9,44%. Hal ini tentu saja harus mendapat apresiasi yang sangat positif mengingat pada quartal pertama kinerja sektor perdaganga turun drastis hingga mencapai -1,23%.

“Terkait dengan sektor perdagangan apa saja yang tumbuh, saya dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa seluruh lapangan usaha mencatatkan pertumbuhan yang sangat positif. Namun  dari sektor tersebut ada 5 lapangan perusahaan yang memiliki 5 pertumbuhan paling tinggi yakni  sektor transportasi dan pergudangan, akomodasi dan makan minum,jasa kesehatan dan kegiatan sosial, administrasi pemerintahan dan perdagangan,” jelas  Mendag M.Lutfi.

Selain lapangan usaha tersebut,perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya juga mengalami pertumbuhan sebesar 37,88%. Hal yang sama juga terjadi pada perdagangan besar dan eceran yang tumbuh sebesar 4,77%.

Mendag M.Lutfi berharap bahwa pertumbuhan ekonomi ini harus terus dijaga, sehingga perekonomian Indonesia kembali kuat seperti sebelum pandemi.(Hs.Foto.dok.Humas Kemendag)    

Related posts