Amerika Serikat, GPriority.co.id – Saat stres atau lelah, tanpa sadar biasanya kita akan menghela nafas panjang. Meski sepele, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa menghela nafas panjang ternyata bermanfaat untuk kesehatan paru-paru.
Dilansir dari NY Post pada Selasa (4/11), menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances pada bulan Oktober ini, menghela nafas panjang bukan hanya dapat melegakan dada, namun juga dapat mengurangi tegangan permukaan di paru-paru secara signifikan.
Ketika paru-paru mengembang dan kontraksi saat bernapas, hal ini dapat membantu menjaga sejumlah kecil cairan yang melapisi paru-paru dalam posisi optimal. Cairan tersebut menjaga kelembapan jaringan dan mencegah gesekan saat bernapas.
Seiring bertambahnya usia, elastisitas paru-paru juga akan berubah. Dengan menghela nafas panjang, bukan hanya dapat menjaga elastisitas paru-paru tetapi juga mampu memberikan kelegaan dari rasa stres dan frustasi.
Lewat latihan pernapasan dengan menghembuskan napas secara mendalam terbukti efektif sebagai manajemen stres, terlebih apabila dilakukan selama lima menit setiap harinya. Metode latihan pernapasan juga mampu meningkatkan suasana hati serta mengurangi laju pernapasan.
Latihan pernapasan diperlukan untuk menjaga sistem pernapasan dengan baik. Menghela napas dapat membantu paru-paru mengembang dan mengembalikan posisi kantung udara kecil di paru-paru yang disebut alveoli.
Sementara menurut penelitian di tahun 2022, menghela napas berkaitan dengan pelepasan emosi negatif seperti ketakutan, kecemasan, kesedihan, bahkan rasa sakit. Kendati demikian perlu diingat bahwa terlalu banyak menghela napas juga dapat menjadi pertanda kecemasan atau stres yang berkepanjangan.
Saat menghela napas panjang, pertukaran oksigen dan karbondioksida dapat memperlambat detak jantung dan menstabilkan tekanan darah. Alveoli yang meregang menciptakan rasa lega pada tubuh.
Salah satu latihan pernapasan yang dapat dilakukan sehari-hari ialah latihan pernapasan diafragma untuk meningkatkan kapasitas paru-paru.
Sebagaimana dilansir dari ALODOKTER, untuk melakukannya awali posisi tubuh berbaring dan kedua lutut yang ditekuk. Kemudian letakkan satu tangan di dada bagian atas dan tangan lainnya di perut bagian atas. Tariklah napas secara perlahan sambil mempertahankan posisi tangan (rasakan perut seperti mendorong tangan).
Buang napas secara perlahan untuk mengencangkan otot perut. Untuk hasil yang lebih baik, anda bisa melakukannya selama 5-10 menit dan ulangi selama 3-4 kali.
